Antisipasi Era Revolusi Industri 4.0, Ini Pesan Menaker ke Perguruan Tinggi di Indonesia

Menteri Tenaga Kerja M. Hanif Dhakiri dalam Acara Seminar Nasional dan Rakernas Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) di Pal...

Menteri Tenaga Kerja M. Hanif Dhakiri dalam Acara Seminar Nasional dan Rakernas Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) di Palembang.

Palembang, beritaglobal.net - Perguruan tinggi di Indonesia harus mengantisipasi semakin pesatnya perkembangan teknologi yang terjadi dalam era revolusi industri 4.0.

Kurikulum dan metode pendidikan pun harus menyesuaikan dengan iklim bisnis dan industri yang semakin kompetitif dan mengikuti perkembangan teknologi dan informasi.

Demikian dikatakan Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri saat menjadi keynote speaker dalam acara Seminar Nasional dan Rakernas Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia  (APTISI) di Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (09/02/2018).

Dalam seminar Nasional yang mengambil tema : Mempersiapkan Sumber Daya Manusia Indonesia Menghadapi Revolusi Industri 4.0 ini hadir pula Gubernur Sumatera Selatan Alex Nurdin Gubernur, Jawa Barat Ahmad Heryawan serta perwakilan dari Kementerian/Lembaga terkait.

Menteri Hanif mengatakan perubahan yang terjadi dalam era revolusi industri juga berpengaruh pada  karakter pekerjaan sehingga keterampilan yang diperlukan juga berubah.

"Tantangan yang  kita hadapi adalah bagaimana mempersiapkan dan memetakan angkatan kerja dari lulusan pendidikan dalam menghadapi revolusi industri 4.0," kata Menteri Hanif.

Dunia kerja di era revolusi industri 4.0. merupakan integrasi pemanfaatan internet  dengan lini produksi di dunia industri yang memanfaatkan kecanggihan teknologi dan informasi.

Karakteristik revolusi industri 4.0 ini meliputi digitalisasi, optimalisasi dan kustomisasi produksi, otomasi dan adapsi, human machine interaction, value added services and businesses, automatic data exchange and communication, dan penggunaan teknologi internet.

"Pola industri baru ini membawa dampak terciptanya jabatan dan keterampilan kerja baru dan hilangnya beberapa jabatan. Industri yang akan banyak berkembang pada revolusi industry baru ini," kata Menteri Hanif.

Tantangan tersebut kata Menteri Hanif harus dapat diantisipasi melalui transformasi pasar kerja Indonesia dengan mempertimbangkan perubahan iklim bisnis dan industri, perubahan jabatan dan kebutuhan ketrampilan.

"Salah satu  faktor yang penting adalah ketrampilan dan kompetensi yang harus tetap secara konsisten perlu ditingkatkan sesuai kebutuhan pasar kerja yang semakin berkembang pesat," kata Hanif.

Oleh karena itu, Hanif menambahkan dunia pendidikan dan dunia Industri harus dapat mengembangkan Industrial transformation strategy dengan  mempertimbangkan perkembangan sektor ketenagakerjaan karena transformasi industri akan berhasil dengan adanya tenaga kerja yang kompeten.

Berbicara masalah peningkatan kualitas SDM Indonesia, Hanif menjelaskan ada 3 hal yang yang perlu  diperhatikan semua pihak.

Yang pertama adalah kualitas SDM. Yaitu bagaimana memastikan agar kualitas dari SDM kita ini sesuai dengan kebutuhan pasar kerja, sesuai dengan industri yang berbasis teknologi digital.

Yang kedua, kata Hanif adalah masalah kuantitas yaitu  jumlahnya pekerja atau SDM yang berkualitas dan kompeten serta sesuai kebutuhan industri Yang ketiga lokasi yaitu masih kurang meratanya sebaran SDM yang berkualitas terutama di daerah-daerah.

"Terkait dengan peningkatan kompetensi dan produktivitas tenaga kerja, saya ingin menekankan pentingnya masifikasi pelatihan kerja dan setifikasi profesi yang sedang dilakukan pemerintah melalui pelatihan kerja di BLK dan program pemagangan," kata Hanif. (ASB)

COMMENTS

Name

BERITA DAERAH,214,BERITA FOTO,8,BERITA KRIMINAL,69,BERITA NASIONAL,152,BISNIS,19,BREAKING NEWS,23,CERITA BERSAMBUNG,1,EKONOMI & KEUANGAN,6,FINANCE,16,HIBURAN,1,HUKUM,35,IBADAH,1,INFO LALIN,27,INFO LALIN LEBARAN,2,INFO MUDIK 2019,1,INSPIRASI USAHA,5,INTERNASIONAL,19,INVESTIGASI,3,KABAR KERETA API,8,KEDADEAN SENGKOLO,1,KESEHATAN,2,KEUANGAN,3,KOMODITAS,1,LELAYU,1,LIFESTYLE,104,LINGKUNGAN,9,LINGKUNGAN HIDUP,40,NEWS,1630,NGLENCER,1,OLAH RAGA,33,OPINI,6,PARIWISATA,17,PEMBANGUNAN,1,PEMERINTAHAN,21,PEMILU 2019,31,PENDIDIKAN,140,PERISTIWA,290,PILKADES,9,PLESIRAN,1,POLITIK,49,PRAKARYAN,1,PRALOYO,1,SAR,22,SELEB,4,SENI & BUDAYA,48,SERBA SERBI,9,SOSOK,4,SUARA KONSUMEN,1,SULIH WARTO,23,TNI & POLRI,348,TNI POLRI,104,TOKOH KITA,1,WISATA ALAM,17,
ltr
item
beritaglobalnet: Antisipasi Era Revolusi Industri 4.0, Ini Pesan Menaker ke Perguruan Tinggi di Indonesia
Antisipasi Era Revolusi Industri 4.0, Ini Pesan Menaker ke Perguruan Tinggi di Indonesia
https://4.bp.blogspot.com/-rxhD6ycFm-s/Wn4Tosf1YrI/AAAAAAAABiU/nrclIeEqA_ERZ1Fb_lgagJEmD0kKDhoWgCLcBGAs/s400/IMG-20180210-WA0035.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-rxhD6ycFm-s/Wn4Tosf1YrI/AAAAAAAABiU/nrclIeEqA_ERZ1Fb_lgagJEmD0kKDhoWgCLcBGAs/s72-c/IMG-20180210-WA0035.jpg
beritaglobalnet
http://www.beritaglobal.net/2018/02/antisipasi-era-revolusi-industri-40-ini.html
http://www.beritaglobal.net/
http://www.beritaglobal.net/
http://www.beritaglobal.net/2018/02/antisipasi-era-revolusi-industri-40-ini.html
true
2921465152236395144
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy