Gelar Rapat Terbatas, Presiden Jokowi : Perkembangan Kebijakan Satu Peta Selesai di 2019

 Presiden Jokowi saat akan memasuki ruang Ratas membahas Perkembangan Kebijakan Satu Peta yang digelar di kantor Presiden, Jakarta, Senin ...

 Presiden Jokowi saat akan memasuki ruang Ratas membahas Perkembangan Kebijakan Satu Peta yang digelar di kantor Presiden, Jakarta, Senin (5/2/2018) sore. (Foto: Humas/Jay)

Jakarta, beritaglobal.net - Untuk ketiga kalinya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali memimpin Rapat Terbatas (Ratas) Perkembangan Kebijakan Satu Peta yang digelar di kantor Presiden, Jakarta, Senin (5/2/2018) sore.

Dalam kesempatan itu, Presiden menagih perkembangan kebijakan satu peta dan laporan pelaksanaan implementasi di lapangan.

“Wilayah mana saja yang sudah berhasil dibuatkan satu peta, wilayah mana yang belum. Apa kendala dan hambatan-hambatan yang dihadapi dalam mewujudkan kebijakan satu peta ini,” ucapnya.

Presiden menegaskan, bahwa kebijakan satu peta sangat penting, sangat mendesak, sangat dibutuhkan untuk menyatukan seluruh informasi peta yang diproduksi oleh berbagai sektor, berbagai kementerian, dan lembaga ke dalam satu peta secara integratif, secara terintegrasi. Ia menambahkan bahwa hal ini dilakukan agar tidak terdapat lagi perbedaan dan tumpang tindih informasi geospasial.

Dengan demikian, lanjut Presiden, akan hanya ada satu referensi geospasial yang menjadi pegangan dalam pembuatan kebijakan strategis maupun penerbitan perizinan.

“Di lapangan tumpang tindih peta, tumpang tindih perizinan justru menimbulkan konflik, mengakibatkan terjadinya sengketa dan akhirnya menghambat laju perekonomian di daerah,” ungkap Presiden Jokowi seraya menunjuk contoh di Pulau Kalimantan, terdapat lebih kurang 4 juta hektare kawasan hutan tumpang tindih dengan kawasan perkebunan.

Presiden meyakini, kebijakan satu peta akan mempermudah penyelesaian konflik yang timbul akibat tumpang tindih pemanfaatan lahan, serta juga membantu penyelesaian batas daerah di seluruh tanah air.

Cermat dan Teliti

Presiden Jokowi yang didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla mengingatkan pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan dalam mewujudkan kebijakan satu peta.

“Pada Ratas 7 April 2016, saya minta untuk fokus terlebih dahulu di Pulau Kalimantan.  Dilanjutkan ke Ratas 13 Juni 2017, saya  meminta pelaksanaan kebijakan satu peta dilanjutkan untuk wilayah Sumatra, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara,” ujar Presiden.

Sedangkan pada tahun 2018 ini, lanjut Presiden, pemerintah akan fokus untuk menggarap kebijakan satu peta untuk Papua, Maluku, dan Jawa. Sehingga tahun 2019, lanjut Presiden, kebijakan satu peta ini dapat cepat selesai secara keseluruhan di seluruh tanah air.

Presiden juga mengingatkan agar dalam pelaksanaan betul-betul dilakukan secara cermat, teliti, dan akurat. Segala permasalahan yang muncul di lapangan, Presiden meminta untuk segera dicarikan solusinya, khususnya terkait peta tanah ulayat dan batas desa sehingga peta tunggal yang dihasilkan akan dapat memberikan kepastian, selanjutnya bisa menjadikan pegangan bersama.

Ratas tentang Kebijakan Satu Peta tersebut dihadiri oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan, Mensesneg Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil, Menteri Ristekdikti M. Nasir, Menteri Perhubungan Budi K. Sumadi, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Pertanian Arman Sulaiman, Kepala BKPM Thomas Lembong, dan Kepala BIG Hasanuddin Z. Abidin. (ASB/HUM)

COMMENTS

Name

BERITA DAERAH,213,BERITA FOTO,8,BERITA KRIMINAL,69,BERITA NASIONAL,148,BISNIS,19,BREAKING NEWS,23,CERITA BERSAMBUNG,1,EKONOMI & KEUANGAN,5,FINANCE,16,HIBURAN,1,HUKUM,34,IBADAH,1,INFO LALIN,27,INFO LALIN LEBARAN,2,INFO MUDIK 2019,1,INSPIRASI USAHA,5,INTERNASIONAL,18,INVESTIGASI,3,KABAR KERETA API,8,KEDADEAN SENGKOLO,1,KESEHATAN,2,KEUANGAN,3,KOMODITAS,1,LELAYU,1,LIFESTYLE,103,LINGKUNGAN,9,LINGKUNGAN HIDUP,40,NEWS,1617,NGLENCER,1,OLAH RAGA,33,OPINI,5,PARIWISATA,17,PEMBANGUNAN,1,PEMERINTAHAN,20,PEMILU 2019,31,PENDIDIKAN,140,PERISTIWA,289,PILKADES,9,PLESIRAN,1,POLITIK,49,PRAKARYAN,1,PRALOYO,1,SAR,22,SELEB,4,SENI & BUDAYA,48,SERBA SERBI,9,SOSOK,4,SUARA KONSUMEN,1,SULIH WARTO,23,TNI & POLRI,348,TNI POLRI,103,TOKOH KITA,1,WISATA ALAM,17,
ltr
item
beritaglobalnet: Gelar Rapat Terbatas, Presiden Jokowi : Perkembangan Kebijakan Satu Peta Selesai di 2019
Gelar Rapat Terbatas, Presiden Jokowi : Perkembangan Kebijakan Satu Peta Selesai di 2019
https://4.bp.blogspot.com/-YsoAqGXBVlE/WnishD4GJ3I/AAAAAAAABdE/HLsLWEm_GeQP3fVbWpN0vfmMCrRa9dXkgCLcBGAs/s400/IMG-20180206-WA0016.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-YsoAqGXBVlE/WnishD4GJ3I/AAAAAAAABdE/HLsLWEm_GeQP3fVbWpN0vfmMCrRa9dXkgCLcBGAs/s72-c/IMG-20180206-WA0016.jpg
beritaglobalnet
http://www.beritaglobal.net/2018/02/gelar-rapat-terbatas-presiden-jokowi.html
http://www.beritaglobal.net/
http://www.beritaglobal.net/
http://www.beritaglobal.net/2018/02/gelar-rapat-terbatas-presiden-jokowi.html
true
2921465152236395144
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy