Divisi Humas Polda Jawa Tengah Gelar Literasi Media Bertajuk Edukasi Bicara Baik Dan Bijak Bermedia Sosial

Iklan Semua Halaman

Dibutuhkan Kontributor Berita Global Dot Net di Wilayah Indonesia - Ingin Gabung Kontak WA 081226637986

Divisi Humas Polda Jawa Tengah Gelar Literasi Media Bertajuk Edukasi Bicara Baik Dan Bijak Bermedia Sosial

Tuesday, September 4, 2018
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Agus Triadmaja, membuka acara Workshop Literasi Media di Hotel Grand Candi Semarang dengan tema Edukasi Bicara Baik dan Bijak Bermedia Sosial, Selasa (04/09/2018). (Foto: Fera/Red)

Semarang, beritaglobal.net - Divisi Humas Polda Jawa Tengah menggelar Workshop Literasi Media dengan mengambil tema Edukasi Bicara Baik Dan Bijak Bermedia Sosial di Hotel Grand Candi Semarang, Jalan Sisingamangaraja No. 16 Semarang, Selasa (04/09/2018).

Workshop tersebut dihadiri oleh 150 peserta dari Humas Polrestabes Semarang, Polres Semarang, Polres Kendal, Polres Demak dan Polres Salatiga, juga perwakilan Netizen, mahasiswa dan jurnalis online di wilayah masing - masing Polres. Acara di buka oleh Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Agus Triadmaja.

Dalam acara workshop tersebut menampilkan 2 narasumber yaitu Kepala Bagian Devinasi Div Humas Polri Kombes Pol Heru Yulianto, S.I.K., yang mengusung tentang, Mewujudkan Masyarakat Anti Hoax, Hate, Speech, Dan Isu Sara, guna Mewujudkan Harkamtibmas Media Sosial di Provinsi Jawa Tengah, dan Waka Dir Krimsus Polda Jateng AKBP Harryo Sugih Hartono, S.I.K., M.H., yang membawakan tentang Penegakan Hukum Terhadap Pelaku Tindak Pidana UU ITE ( Hoax dan Hate Speech).

Dalam sesi tanya jawab beberapa peserta baik dari jurnalis maupun mahasiswa saling berebut mengajukan pertanyaan satu diantaranya adalah Cece dari Universitas Diponegoro yang menanyakan seputar hate speech yang beredar di media social (medsos) seputar issue taggar Ganti Presiden tahun 2019 mendatang.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Kombes Heru Yulianto menyatakan bahwa, “Hate speech yang menjamur selama ini bisa dilaporkan kepada pihak kepolisian jika sudah mengarah pada cyber crime,” tandas Kombes Heru mengakhiri sesi tanya jawab. (Fera)