Samuel Ngefak, S.H.: Terkait Kasus Limbah B3, Mengapa "Orang Dalam" RSUD Penjual Limbah B3 Tidak Tersentuh Hukum

MM Semuel Ngefak, S.H., kuasa hukum terdakwa Much Dardiri. (Foto: dok. istimewa/HRS) Salatiga, beritaglobal.net - Adanya transaksi pen...

MM Semuel Ngefak, S.H., kuasa hukum terdakwa Much Dardiri. (Foto: dok. istimewa/HRS)

Salatiga, beritaglobal.net - Adanya transaksi penjualan Limbah B3 medis di lingkungan RSUD Salatiga, telah ditindak tegas oleh jajaran Satreskrim Polres Salatiga. Proses hukum kasus limbah B3 RSUD Salatiga yang menyeret Much Achmad Dardiri (48) warga Jalan Bangau No. 06 RT 05 RW 09, Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga menjadi terdakwa dalam kasus tersebut, hingga pada persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Salatiga, akhirnya kini sampai pada proses tuntutan hukum.

Terdakwa Dardiri dalam sidangnya didampingi kuasa hukumnya MM Semuel Ngefak, S.H., dan Lodewyk Rumangun, S.H. Dalam sidangnya di PN Salatiga, terdakwa Dardiri terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan  tindakan pidana "melakukan pengolahan limbah B3 tanpa ijin sebagaimana dimaksud dalam peraturan secara berlanjut. Sebagaimana didakwa dalam dakwaan Pasal 102 Jo Pasal 59 ayat 4 UU RI No 32/2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup Jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan mempidana penjara selama 1 tahun dan denda Rp 1 miliar, dengan kurungan 1 bulan jika denda tersebut tidak dibayarkan. Dan sejumlah barang bukti (BB) berupa botol infus maupun jerigen yang belum diolah dirampas untuk dimusnahkan. Sedangkan, BB berupa 2 unit mobil Mitsubishi L 200 nopol H 1903 YB dikembalikan kepada terdakwa," kata Aulia Hafidz, S.H., Jaksa Penuntut Umum (JPU) saat membacakan tuntutannya dalam sidang di PN Salatiga.

Sementara itu, Kuasa Hukum dari Much Dardiri, MM Semuel Ngefak, S.H., menyatakan, bahwa tuntutan tersebut dinilai wajar karena itu adalah hak jaksa (JPU). Tuntutan itu tidak membuktikan adanya melawan hukum. Harusnya orang yang melawan hukum atau disini penghasil limbah yaitu dari RSUD Salatiga yang mengawalinya juga diproses hukum. Atau orang yang melakukan transaksi awal dengan terdakwa juga diproses hukum.

"Yang jelas, dari keterangan ahli, bahwa peralihan hak ada itu pada RSUD Salatiga yang jelas ada bukti suratnya. Sementara dengan klien saya, sama sekali tidak ada surat. Sangat lucu, jika pihak RSUD Salatiga dalam hal ini pimpinan di RSUD Salatiga tidak tahu menahu. Pasalnya, yang dikeluarkan untuk dijual kepada klien saya itu, oleh RSUD Salatiga dikatakan sebagai bahan berbahaya dan mengapa berani menjual bebas," terang MM Semuel Ngefak SH didampingi Lodewyk Rumangun SH kepada wartawan.

Menurut alumni Fakultas Hukum (FH) UKSW ini, bahwa terdakwa atau Much Dardiri itu mengambil atau membeli barang tersebut diminta oleh pihak RSUD Salatiga. Dalam hal ini karyawan atau pegawai RSUD Salatiga. Namun, dalam kenyataannya sampai proses hukum berjalan hingga masuk pada tuntutan kepada terdakwa, "orang" yang meminta Much Dardiri mengambil atau membeli barang itu, hingga sekarang tidak tersentuh proses hukum.

"Yang menyatakan jika limbah tersebut berbahaya dan mengandung racun adalah dari pihak RSUD Salatiga. Mengapa 'oknum-oknum' yang bermain limbah B3 belum tersentuh. Ini kan aneh, yang mengerti jika itu limbah B3 dan nekat menjual bebas justru tidak kena sanksi hukum. Dan klien saya yaitu Much Dardiri justru yang kena akibatnya atau terkena sanksi. mengapa penjualnya yang merupakan "orang dalam" RSUD Salatiga tetap dibiarkan dan tidak terkena sanksi," tandasnya. (Agus S/Heru S)

COMMENTS

Name

BERITA DAERAH,213,BERITA FOTO,8,BERITA KRIMINAL,69,BERITA NASIONAL,148,BISNIS,19,BREAKING NEWS,23,CERITA BERSAMBUNG,1,EKONOMI & KEUANGAN,5,FINANCE,16,HIBURAN,1,HUKUM,35,IBADAH,1,INFO LALIN,27,INFO LALIN LEBARAN,2,INFO MUDIK 2019,1,INSPIRASI USAHA,5,INTERNASIONAL,18,INVESTIGASI,3,KABAR KERETA API,8,KEDADEAN SENGKOLO,1,KESEHATAN,2,KEUANGAN,3,KOMODITAS,1,LELAYU,1,LIFESTYLE,103,LINGKUNGAN,9,LINGKUNGAN HIDUP,40,NEWS,1620,NGLENCER,1,OLAH RAGA,33,OPINI,6,PARIWISATA,17,PEMBANGUNAN,1,PEMERINTAHAN,20,PEMILU 2019,31,PENDIDIKAN,140,PERISTIWA,290,PILKADES,9,PLESIRAN,1,POLITIK,49,PRAKARYAN,1,PRALOYO,1,SAR,22,SELEB,4,SENI & BUDAYA,48,SERBA SERBI,9,SOSOK,4,SUARA KONSUMEN,1,SULIH WARTO,23,TNI & POLRI,348,TNI POLRI,103,TOKOH KITA,1,WISATA ALAM,17,
ltr
item
beritaglobalnet: Samuel Ngefak, S.H.: Terkait Kasus Limbah B3, Mengapa "Orang Dalam" RSUD Penjual Limbah B3 Tidak Tersentuh Hukum
Samuel Ngefak, S.H.: Terkait Kasus Limbah B3, Mengapa "Orang Dalam" RSUD Penjual Limbah B3 Tidak Tersentuh Hukum
https://1.bp.blogspot.com/-GugLk83GIAY/XcLchYFkVlI/AAAAAAAArBI/H0HwVoOEAHw8Sb-ma58rVaeuY5uUQbG3ACLcBGAsYHQ/s400/IMG-20191106-WA0099.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-GugLk83GIAY/XcLchYFkVlI/AAAAAAAArBI/H0HwVoOEAHw8Sb-ma58rVaeuY5uUQbG3ACLcBGAsYHQ/s72-c/IMG-20191106-WA0099.jpg
beritaglobalnet
http://www.beritaglobal.net/2019/11/samuel-ngefak-sh-terkait-kasus-limbah.html
http://www.beritaglobal.net/
http://www.beritaglobal.net/
http://www.beritaglobal.net/2019/11/samuel-ngefak-sh-terkait-kasus-limbah.html
true
2921465152236395144
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy