Ups!! Ternyata Studi Banding DPRD Salatiga ke Sulawesi Menjadi Sorotan Masyarakat Salatiga

Iklan Semua Halaman

Dibutuhkan Kontributor Berita Global Dot Net di Wilayah Indonesia - Ingin Gabung Kontak WA 081226637986

Ups!! Ternyata Studi Banding DPRD Salatiga ke Sulawesi Menjadi Sorotan Masyarakat Salatiga

Tuesday, November 12, 2019

Salatiga, beritaglobal.net - Menjadi agenda tahunan, studi banding anggota DPRD Salatiga menjadi sorotan masyarakat, ditengah banyaknya permasalahan yang telah menghabiskan uang negara dengan percuma, dan diduga hanya menjadi modus untuk sekedar plesiran (piknik-red).

Hal ini diungkapkan oleh Joko Tirtono, S.H., kepada wartawan. "Dugaan plesiran dengan berkedok studi banding keluar daerah, hanya modus untuk menghamburkan uang rakyat," ungkap Joko Tirtono, S.H., yang tak lain juga sebagai ketua LCKI Kota Salatiga, Selasa (12/11/2019).

Joko Tirtono juga menilai, bahwa hasil studi banding selama ini kurang memberikan manfaat pada masyarakat, dan anggaran untuk studi banding itu menelan anggaran yang cukup besar. "Apa manfaat bagi kepentingan masyarakat atau kah hanya bermanfaat bagi kepentingan mereka saja," ungkap Joko.

Semua anggaran untuk kegiatan studi banding ini bersumber dari uang rakyat, maka hukumnya wajib untuk di pertanggung jawabkan, terang Joko Tirtono.

Menyikapi hal tersebut, pihaknya yakni dari Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) Kota Salatiga, dengan adanya agenda studi banding anggota DPRD Kota Salatiga, ke Sulawesi saat ini hanya menghamburkan anggaran saja.

"Menurut saya kegiatan tersebut hanya bersenang senang atau piknik saja dengan kedok studi banding yang mana hanya menghabiskan anggaran yang 'Turah' (Sisa-red). Kok enak sekali mereka, bagaimana anggaran tersebut bisa digunakan, berapa jumlahnya dan dapatnya apa," tambah Joko.

"Ingat ini anggaran ABPD atau apa!! Bentuk pemborosan yang harus bisa dipertanggung jawabkan dan terbuka untuk publik. Termasuk hasil kalau ini dilakukan secara petak umpat dan tidak bisa dipertanggung jawabkan, maka kita akan pertanyakan," tegasnya.

Komitmen LCKI

Menyikapi hal tersebut LCKI berkomitmen akan mempertanyakan terkait penggunaan anggaran tersebut serta capaiannya apa, serta mengajak sejumlah elemen masyarakat untuk turut berperan dalam melakukan kontrol penggunaan anggaran APBD.

"Mari kita kontrol bersama, ini biaya besar dan fasilitas enak yang bisa diduga masuk pelanggaran berjemaah, itu bisa kategori perilaku korupsi lho?," himbaunya.

Lebih parah lagi, masih kata Joko Tirtono, Jika nanti yang ikut studi banding justru anak istri, kerabat dan teman dekat yang tidak ada hubungannya dengan agenda kedinasan, maka kami LCKI akan mempertanyakannya.

"Kami mohon para penegak hukum bisa telusur penggunaan anggaran tersebut, pda prinsipnya kami tidak setuju dan menyayangkan. Hal tersebut kiranya perlu dikaji ulang. LCKI akan menanyakan pada Ketua Dewan Bung Dance tentang kegiatan tersebut," tuturnya.

OPD Lain Selain DPRD Salatiga

Selain DPRD Salatiga, Joko Tirtono juga mengungkap bahwa ada rencana piknik ke Bandung, Jawa Barat dari OPD Kota Salatiga yang melibatkan sejumlah organisasi non lembaga pemerintah.

"Selain anggota DPRD Kota Salatiga sedang studi banding, besok oleh Kesbangpol Kota Salatiga akan ke Bandung. Kok kayaknya anggaran buat hiburan dan foya foya saja ya. Apa Salatiga sudah kaya raya dan panen duit," tambahnya.

Dengan lantang Joko menyampaikan hal tersebut bentuk keprihatinya terhadap kondisi Kota Salatiga saat ini, yang masih banyak permasalahan belum terselesaikan.

"Kasihan rakyat dong, masih banyak persoalan yang lebih prioritas, kok malah piknik. Mereka hura hura sisi lain persoalan Bank Salatiga yang masih belum jelas dan itu merugikan rakyat seolah tak dihiruakan. Jumlahnya milyaran lho? kerugian para nasabah.  Sudah 1 tahun lebih belum diselesaikan persoalan dengan para nasabah," pungkasnya.

Sementara sampai berita ini diturunkan ketua DPRD Kota Salatiga belum bisa di konfirmasi. (Cha/Red)