Pengusaha Asal Bekasi, Terpilih Sebagai Kades Badran dan Siap Mengabdi Tanpa Gaji

Iklan Semua Halaman

Dibutuhkan Kontributor Berita Global Dot Net di Wilayah Indonesia - Ingin Gabung Kontak WA 081226637986

Pengusaha Asal Bekasi, Terpilih Sebagai Kades Badran dan Siap Mengabdi Tanpa Gaji

Tuesday, January 14, 2020
Ketua BPD Badran, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung saat mengunjungi kediaman Nophirmansah (ke lima dari kiri) , calon Kades Desa Badran yang memenangkan pemilihan suara, Kamis (09/01/2020) lalu. (Foto: dok. istimewa/RTM)

Temanggung, beritaglobal.net - Proses pemilihan kepala desa serentak tahap 1 tahun 2020 di wilayah Kabupaten Temanggung telah terlaksana pada hari Kamis (09/01/2020) pekan lalu. Ada hal unik dalam proses pemilihan kades serentak ini, dan terjadi di Desa Badran, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung.

Bagaimana tidak, seperti data dihimpun beritaglobal.net, bahwa pada proses pemungutan suara, terpilih seorang pengusaha asal Bekasi, Jawa Barat. Ternyata, bukan karena domisili Nophirmansah (49), pengusaha yang notabene berdomisili di Bekasi tetapi sang istri, Tutik Sugiarti (50), merupakan warga asli Desa Badran, tepatnya dari Dusun Kuncen.

Dari data proses pilkades yang dihimpun beritaglobal.net, Phirman (panggilan akrab Nophirmansah), mendapatkan suara 735 suara, mengalahkan keempat kandidat calon kades lainnya.

Saat dikonfirmasi beritaglobal.net di kediamannya, Selasa (14/01/2020), Phirman menyatakan bahwa seteleh menjadi Kades akan menetap di Dusun Kuncen, Desa Badran, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung.

Ditambahkannya bahwa dirinya siap mengabdi untuk kemajuan Desa tanpa di gaji. "Saya merasa terpanggil untuk ikut membangun desa ini. Ketika ada rapat dusun, saya diajukan oleh warga untuk maju mencalonkan diri. Dalam menjalankan tugas nanti saya mengharapkan doa, kerjasama, siap ada campur tangan dari semua pihak, saya siap dikritik, diprotes demi kemajuan desa," ungkap Phirman yang di saksikan pula oleh Ketua BPD Badran Heri Suyitno.

Dirinya telah mempersiapkan beberapa renacana untuk pembangunan Desa Badran dimasa mendatang, diantaranya adalah penanganan masalah sampah.

"Sampah akan menjadi PR saya yang utama, selain itu ada rencana pengadaan gerbang (gapura-red), karena desa ini, sebagai pintu masuk ke Kabupaten Temanggung. Sehingga akan memudahkan pengguna jalan raya mengenali Desa Badran," umbuhnya.

Masih menurut Phirman, Desa Badran berpotensi pengembangan di bidang industri, apalagi ada BUMDes yang menghasilkan income untuk desa.

Sementara itu, Tutik (50) yang setia mendampingi sang suami, merasa bersyukur atas kepercayaan masyarakat Desa Badran yang telah memilih suaminya.

"Saya bersyukur, suami saya diberi kepercayaan oleh warga disini, semoga kami bisa amanah dalam menjalankan tugas - tugas nantinya. Saya masih harus banyak belajar kepada warga, karena masih banyak hal yang belum saya ketahui tentang aktivitas warga, organisasi disini dan apa yang menjadi keluhan warga selama ini," ungkap Tutik.

Senada dengan Tutik, Heri Suyitno, mewakili seluruh anggota BPD Badran menyatakan siap bekerja sama dengan Kades yang baru dalam proses pembangunan di Desa Badran.

"Kami selaku Badan Pembangunan Desa (BPD), siap bekerjasama dengan bapak kades baru untuk bersama - sama membangun desa ini menjadi lebih maju," ujar Heri.

Dirinya berharap, dengan adanya pergantian kepemimpinan di Desa Badran akan menjadikan Desa Badran sebagai salah satu Desa percontohan.

"Syukur - syukur dengan terpilihnya kades baru ini, desa Badran menjadi desa percontohan bagi desa lain, ekonomi desa semakin maju, semoga ini menjadi pijakan awal sehingga kedepannya, beliau bisa menjadi orang nomor satu di Temanggung," pungkasnya. (Ratmaningsih)