Thursday, October 12, 2017, 10/12/2017 10:05:00 PM WIB
Last Updated 2017-10-12T15:34:50Z
NEWS

Waduh..!! Dana KIP di Minta Pihak Sekolah Dengan Alasan Untuk Biaya Ujian

Advertisement
Kartu Indonesia Pintar

Ungaran, BeritaGlobal.net - Sejumlah orangtua siswa di salah satu SMP Swasta di Desa Gedangan,  Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mengeluhkan dan pertanyakan terkait dana Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang tak jelas. Pasalnya setiap pencairan dana KIP semua siswa yang menerima di ajak ke Bank guna mencairkan dana tersebut. Setelah cair, dana tersebut di minta kembali oleh pihak sekolah dengan alasan untuk biaya ujian. 

WK, MT , ST sejumalah orangtua siswa SMP tersebut merasa kecewa karena dana KIP yang seharusnya untuk anaknya, namun justru di minta oleh pihak sekolah dan setiap murid yang menerima hanya di beri Rp 20 ribu. Selain uang yang diminta kembali, buku rekening juga diminta pihak sekolah.

"Saya rasa itu sudah termasuk penyimpangan. Karena, semua dana KIP kan harusnya di berikan dan digunakan oleh siswa yang menerima untuk membeli kebutuhan sekolah, dan sudah dua kali ini sejak anak saya masih kelas II," ucap Sejumlah walimurid.

Sementara Kepala Desa Gedangan Daroji saat di konfirmasi wartawan mengatakan, pihaknya sudah koordinasi dengan pihak sekolahan dan menurutnya hal tersebut sudah atas sepakat dan persetujuan masing masing walimurid. Saat di tanya jika wali murid tidak tahu dan belum pernah di mintai kesepakatan tersebut ia menjawab, "besuk saja kita pertemukan dengan pihak sekolahan agar lebih jelas perinciannya," kata Daroji.

Terpisah, Ketua harian LSM Indonesia Corruption Investigation (ICI) Shodiq mengatakan, kami sudah lakukan investigasi dan menemui para pihak. Jika kami temukan penyimpangan secepatnya akan kami laporkan ke aparat penegak hukum (APH).

"Terkait keluhan wali murid sangat prihatin, kami akan perjuangkan hak-hak yang seharusnya menerima dan di sekolahan tersebut terjadi sudah berulang ulang," tandasnya.

Sampai berita ini diturunkan belum ada keterangan secara resmi dari pihak sekolah yang bersangkutan. (Agus S)