Thursday, November 23, 2017, 11/23/2017 03:41:00 AM WIB
Last Updated 2017-11-25T09:05:43Z
LIFESTYLENEWS

Ady Gemilang: Koleksi Plecinya Diburu Pleman dari Berbagai Kota di Indonesia

Advertisement
Ady Gemilang dan Burung Pleci Koleksinya

MAGELANG, beritaglobal.net - Burung pleci dada kuning endemik gunung Merapi di percaya sebagai salah satu jenis yang saat ini paling diminati, sebenarnya ada banyak jenis burung dari keluarga ini, namun menurut Ady Prasetyo atau yang dikenal dengan panggilan  Ady Gemilang oleh para pleci mania (pleman) di Indonesia, menuturkan, "Banyak varian dari koloni pleci di negeri ini, namun hanya beberapa jenis yang diminati, salah satunya adalah Dada Kuning atau biasa disingkat Dakun,"  jelasnya. pada Rabu (22/11/2017).

Burung yang dulu hanya  dipandang sebelah mata, Kini si burung mungil berwarna kekuningan ini bukan hanya milik rakyat jelata, tapi sudah merambah pada kalangan menengah keatas.

"Banyak para penghobies yang membeli dari saya sekedar buat koleksi atau dibuat jago (gacoan), khususnya dari wilayah Jawa tengah, Jawa barat, Jakarta, Sumatra, Bali, Surabaya, lampung dan berbagai kota lainya," tambah Ady.

Sekarang burung pleci jadi primadona bagi penghobi burung di negeri ini, bahkan burung jenis ini apabila sudah mahir berkicau, harganyapun bisa mencapai jutaan bahkan puluhan juta rupiah. Di kancah dunia kicau mania, burung jenis ini juga dinamakan dengan sebutan burung kacamata, daerah persebarannya adalah di wilayah Tropika, Afrika, Indonesia, Australia serta wilayah Asia. Panjang tubuhnya dari ujung paruh hingga ujung ekor hanya berkisar antara 8 - 15 cm. Ciri yang paling jelas dan menonjol pada burung ini adalah adanya lingkaran garis putih yang mengelilingi mata, meskipun ada beberapa jenis yang tidak memilikinya.

Saat ditanya mengenai harga serta perawatanya, lelaki 40 tahun namun masih tampak muda dari umur sebenarnya ini membeberkan, "untuk harga bervariatif, dilihat dari jenis serta kualitas burungnya, dan kebanyakan saya menjual burung prospekan atau yang sudah siap di gantangkan buat lomba, untuk harga biasanya kisaran mulai Rp 500 ribu hingga Rp. 1,5 juta. sementara untuk perawatan harian saya tidak menggunakan dopping, hanya Voer biasa serta selang seling saya kasih buah seperti pisang atau jeruk, adapun pemberian ulat Hongkong kalau bisa sehari tiga kali, serta dimandikan pagi dan penjemuran yang cukup," jelas Ady Gemilang, yang tinggal di Dusun Bowongan Pakis Magelang.

Hal lain juga di ungkapkan  Mafa Sugiyanto, (37) salah seorang penggemar Pleci yang juga biasa menjadi Dewan Yuri di ajang perlombaan mengatakan, "Adapun pleci yang paling banyak diminati yaitu Pleci lokal berwarna kuning semua, seperti kita ketahui, pleci lokal dimana pleci itu berkembang biak juga berbeda-beda, kalau dari pegunungan Muria ada jenis mata putih, saat ini sangat langka dan banyak diburu, selanjutnya yang paling di cari kedua adalah jenis Mata merah dari Gunung Merapi, namun secara umum dari berbagai daerah akan memilih pleci dari gunung Merapi entah itu mata coklat atau merah, karena menurut rekan-rekan, jenis ini paling mudah pemasteran serta perawatannya, dan apabila dilombakan jenis ini termasuk yang paling kuat di gantangan, walau sehari di lombakan hingga empat atau lima kali, jenis ini masih mampu bertahan dan stabil," pungkasnya. (Eko)

Editor: Agus Subekti