Wednesday, November 15, 2017, 11/15/2017 08:42:00 PM WIB
Last Updated 2017-11-15T13:42:51Z
BERITA DAERAHNEWS

Hujan Disertai Angin Kencang, Sebuah Rumah Rusak Tertimpa Pohon Tumbang

Advertisement
Foto: Aktivitas Pemotongan Pohon Tumbang di Dusun Cungkup, Desa Banyuadem, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang

Magelang, beritaglobal.net - Beberapa hari ini wilayah Kabupaten Magelang diguyur hujan lebat dan angin kencang. Hal itu mengakibatkan beberapa wilayah Kabupaten Magelang, terdengar musibah dahan pohon besar tumbang.

Senin (13/11/2017), sekira pukul 21.30 WIB, sebuah pohon besar tumbang menimpa rumah Suroto (50 tahun), warga Dusun Cungkup, Desa Banyuadem, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang. Tidak ada koban dalam kejadian tumbangnya pohon tersebut, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Pasca kejadian tersebut, Selasa (14/11/2017), anggota Koramil 16 Srumbung Kodim 0705/Magelang Serda Suryadi, bersama dengan anggota Bhabinkamtibmas Kecamatan Srumbung, anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, serta masyarakat Dusun Cungkup, Desa Banyuadem, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, bergotong - royong mengangkat pohon tumbang yang menimpa rumah Suroto.

Anggota Koramil 16 Srumbung Kodim 0705/Magelang sigap memotong pohon yang berukuran cukup besar tersebut dengan gergaji mesin dan selanjutnya  secara bergotong royong dan bahu membahu dapat diangkat, lalu dipindahkan sehingga tidak lagi membahayakan.

Dalam kesempatan tersebut Serda Suryadi,  menghimbau, "Diharapkan agar masyarakat lebih berhati- hati dan waspada adanya ancaman bencana alam, mengingat di wilayah Magelang dan sekitarnya ahir- ahir ini sering terjadi hujan lebat yang di sertai angin kencang," terangnya.

Sementara itu Suroto selaku pemilik rumah mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu memotong, mengangkat dan membersihkan pohon yang tumbang menimpa rumahnya.

“Terimakasih, berkat bantuan bapak-bapak semua proses pengangkatan pohon yang menimpa rumah saya  jadi cepat selesai," tegas Suroto. (Irwan)