Sunday, November 19, 2017, 11/19/2017 12:21:00 AM WIB
Last Updated 2017-11-18T17:21:14Z
BERITA DAERAHNEWSSENI & BUDAYA

Merti Sendang Dusun Kalangan Dalam Semangat Nilai Perjuangan Para Pahlawan

Advertisement
Saat Acara Selamatan Sendang Berlangsung

Ungaran, beritaglobal.net - Beragam cara dalam upaya mensyukuri nikmat dan karunia Tuhan YME.

Jumat (17/11/2017), sekira pukul 14.30 WIB, dimulai upacara selamatan di bangunan pendopo Sendang Tlogo Dusun Kalangan, Desa Sukoharjo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang.

Ketua panitia acara selamatan, Mulyanto (47 tahun), mengungkapkan kepada beritaglobal.net, "acara ini adalah wujud rasa terima kasih seluruh warga Dusun Kalangan dan Dusun Tlogotangi, atas nikmat dari Allah SWT yang senantiasa memberikan kelimpahan air bersih untuk penghidupan kepada seluruh umatNya di muka bumi. Selain daripada itu, acara ini adalah untuk menjaga budaya leluhur dan peringatan perjuangan pahlawan bangsa, agar terwujud kerukunan dalam perbedaan," ujar Mulyanto.

Dalam prosesi acara selamatan, di tancapkan pula Bambu Kuning sebagai penopang Sang Saka Merah Putih, menjadikan simbol perjuangan rakyat jelata membantu menegakan simbol negara Republik Indonesia.

Kesenian wayang orang singkat dengan lakon "Semar Bangun Kahyangan", menambah keunikan tersendiri dalam acara tersebut. Para Punakawan dan Hanoman turut mengawal pengibaran sang Saka Merah Putih.
Hujan rintik tidak menyurutkan peserta selamatan termasuk para tamu undangan. Hadir dalam acara selamatan tersebut, Sekretaris Camat Pabelan, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, Kades Sukoharjo, tokoh masyarakat Dusun Kalangan dan Dusun Tlogotangi, serta tokoh budaya dan akademisi.

Kades Sukoharjo Juriadi (38 tahun), dalam sambutannya mengatakan merti sendang adalah sebagai wujud pelestarian tradisi positif dalam menjaga kelangsungan dan pelestarian lingkungan, digabungkan dengan semangat peringatan hari Pahlawan, dapat menambah semangat generasi muda dalam berperan serta mengawal pembangunan.

Secara terpisah Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang mengatakan, "saya sangat mendukung kelestarian budaya lokal sebagai salah satu daya tarik wisata. Hal serupa juga akan dilaksanakan di kawasan Candi Gedong Songo pada akhir bulan Desember 2017," ungkapnya. (Agus S)