Monday, November 27, 2017, 11/27/2017 11:16:00 PM WIB
Last Updated 2017-11-27T16:16:48Z
NEWSSENI & BUDAYA

Sssst....Inilah Penari Cantik Dari Kyiv Pada Festival Keprajuritan Altantic Dream Land

Advertisement
Alina Kovalenko dalam Balutan Busana Jawa, saat Berbincang dengan Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Kota Salatiga

Salatiga, beritaglobal.net - Masih belum merasa bangga dengan semua seni budaya di Indonesia tercinta, bila ada warga asing justru dapat menikmati dan menghargai seni budaya kita.

Turut andil dalam ajang Festival Keprajuritan di Altantic Dreamland Kota Salatiga, Minggu (26/11/2017), Alina Kovalenko (23 tahun), seorang mahasiswi dari program non gelar Universitas Unika Soegiyo Pranoto Semarang belajar tentang pariwisata Indonesia.

Setelah menyelesaikan program Master bidang Media dan Komunikasi di Universitas Negeri Taras Sevchenko di kota Kyiv, Ukraina pada bulan July 2017 lalu.

Ketertarikan Alina pada media, membuat dia bergabung dalam portal media online New West Media di Kyiv sebagai tenaga lepas (freelance) untuk bidang wisata.

Hal inilah yang mengantarkan Alina hingga ke Indonesia. "Dengan bergabung di New West Media, saya dapat datang ke Indonesia selain juga ada program beasiswa non studi dari Kementrian Pendidikan Indonesia untuk lebih mempelajari seni dan budaya Indonesia," tutur Alina kepada beritaglobal.net, Senin (27/11/2017).

Lebih lanjut diceritakan oleh Alina, "saya datang ke Salatiga untuk lebih memahami tentang budaya lokal, beberapa waktu lalu saya tinggal selama 3 hari di kampung sekitar Rawa Pening untuk dapat lebih mengerti tentang cerita lokal masyarakat disekitar Rawa Pening. Saya sangat senang dengan aktivitas di sana dengan berinterkasi langsung dengan kegiatan masak memasak dan cerita mistis seputar Rawa Pening," kata Alina.

Alina juga sangat menghormati dan mengatakan bahwa kesenian, kebudayaan Indonesia sangat dihormati oleh negara - negara barat. Menurut pengamatannya seni dan budaya mewujudkan tata nilai dan identitas bangsa, sehingga kita sebagai generasi muda wajib untuk mempertahankan warisan luhur itu.

"Sebagai generasi muda, seharusnya kita bangga dengan budaya warisan leluhur, karena itu menggambarkan tata nilai leluhur yang harus dipertahankan," ucapnya dengan bersemangat.
Kekagumannya pada seni tari dan nyanyian membuat Ki Setyo Wibowo seorang budayawan memberinya kesempatan menjadi bagian dari group tari pimpinannya, pada festival keprajuritan di Atlantic Dream Land.

Di akhir perbincangan dengan beritaglobal.net, Alina dengan bangga menceritakan keterlibatannya pada Banyuwangi Ethno Carnival dan tergabung dengan 40 orang turis asing lainnya pada 11 November 2017 lalu.

"Keterlibatan saya dengan warga lokal lebih memberikan saya wawasan baru tentang kehidupan dan keberagaman masyarakat Indonesia," tegas Alina. (Agus S)