Pamit Mencuci, Rodiyah Menghilang Sampai Akhirnya... -->

code ads

Pamit Mencuci, Rodiyah Menghilang Sampai Akhirnya...

Friday, December 29, 2017
Jenazah saat disemayamkan di rumah duka di Sidengan, Ngadirojo, Borobudur, Magelang

Magelang, beritaglobal.net - Sempat melapor telah kehilangan sang ibu, Suprapto warga Sidengan, Ngadirojo, Borobudur, Magelang, mendapati kabar sang ibu sampai di wilayah Galur, Kulonprogo, Jumat (29/12/2017).

Kejadian bermula pada hari Kamis (28/12/2017), selepas sholat Subuh Suprapto hanya menemukan sepasang sandal dan pakaian yang akan di cuci ibunya, Rodiah (56) di Sungai Sileng, Borobudur.

Selanjutnya ia melaporkan kejadian itu ke Polsek Borobudur, karena khuatir bila Rodiyah jatuh ke sungai dan hanyut. Dugaan Suprapto terjawab saat Polsek Borobudur memberikan informasi terkait penemuan jenazah berkelamin perempuan di wilayah Galur, Kulonprogo.

Kapolsek Borobudur AKP Didik Solaeman, S.I.K., membenarkan kejadian tentang korban tenggelam dan hanyut di Sungai Sileng, aliran Kali Progo pada Kamis pagi.

Saat itu, pihaknya bersama Basarnas Kabupaten Magelang, beberapa anggota BPBD Magelang dan dibantu warga setempat, menyisir aliran Kali Progo hingga malam hari sekira pukul 21.20 WIB. Karena kondisi aliran Kali Progo mulai menunjukkan peningkatan debit air, pencarianpun di hentikan untuk dilanjutkan keesokan harinya (Jumat, 29/12/2017).

"Benar ada laporan orang hilang, seorang perempuan paruh baya bernama Rodiah usia 56 tahun warga Sidengan, Ngadirojo, Borobudur, Magelang. Pelapor adalah putranya bernama Suprapto, pada hari Kamis pagi," ungkapnya.

Lebih lanjut AKP Didik Solaeman menjelaskan, "Kami selanjutnya berkoordinasi dengan Basarnas dan BPBD Magelang untuk melakukan penyisiran sungai dimana korban awalnya diduga hanyut. Pada hari Jumat (29/12), kami menerima informasi dari RSU Wates bila telah ditemukan mayat seorang perempuan di aliran Sungai Progo yang masuk wilayah Galur, Kulonprogo, Yogyakarta," lanjutnya.

3 (tiga) personil Polsek Borobudur bersama tim Basarnas dan BPBD Magelang mendampingi Suprapto ke RSU Wates, untuk melakukan identifikasi penemuan jenazah tersebut.

"Dari hasil indentifikasi jenazah yang di temukan ciri - ciri berjenis kelamin perempuan, tinggi 156 cm, berat 57 kg, muka bulat dengan tahi lalat di atas mata kiri, dari hasil keterangan keluarga Suprapto (anak korban), bahwa jenazah yang ditemukan tersebut adalah benar Ibunya," pungkas AKP Didik.

Setelah memastikan kebenaran bahwa jenazah yang ditemukan adalah korban yang hanyut di Sungai Sileng, pihak keluarga bersama anggota Polsek Borobudur, Basarnas dan BPBD Magelang, membawa pulang jenazah untuk dikebumikan. (Eko)