Diduga Efek 'Banyu Gendheng', Seorang Oknum Polisi Polres Semarang 'Letuskan' Senjata Api Ke Udara Sebanyak 3 Kali -->

code ads

Diduga Efek 'Banyu Gendheng', Seorang Oknum Polisi Polres Semarang 'Letuskan' Senjata Api Ke Udara Sebanyak 3 Kali

Saturday, January 6, 2018
Pelaku GT saat berulah di halaman Cafe Java Inn

Ungaran, beritaglobal.net - Pengaruh alkohol pada minuman keras atau tren disebut 'Banyu Gendheng' dengan kadar yang melebihi batas, bisa membuat penggunanya lupa diri.

Kondisi tersebut terjadi pada seorang anggota Polisi dari Polres Semarang di Java Inn Cafe dan Karaoke Bandungan, Kabupaten Semarang, Jumat (05/01/2018), sekira pukul 23.00 WIB.

Kejadian tersebut terjadi saat tiba - tiba seorang anggota Polisi yang mengunjungi Cafe Java Inn yang telah mem-booking salah satu bilik karaoke sejak sekira pukul 20.00 WIB, mengamuk kepada setiap pengunjung cafe, Jumat (05/01/2018) malam, dengan mengacungkan senjata api kepada pengunjung yang hendak masuk dan keluar cafe.

Saat hendak ditenangkan oleh seorang anggota security/keamanan cafe, justru ia menembakkan senjata apinya ke udara sebanyak 3 kali.

Seorang saksi mata di lokasi kejadian ES, warga Bawen menjelaskan bahwa pelanggan tersebut sudah mabuk berat dan mengacung - acungkan sepucuk pistol sebelum menembakkan pistolnya ke udara. Ia mengetahui bahwa pelanggan tersebut adalah seorang anggota Polisi berinisial GT dari Polres Semarang.
Belakangan diketahui bahwa polisi tersebut adalah seorang anggota satuan reserse kriminal Polres Semarang berinsial GT.

"Saya lihat orang itu sudah dalam kondisi mabuk berat, sambil mengacung - acungkan pistolnya kepada pengunjung cafe lainnya, tiba - tiba dor..dor..dor..saya dengar suara tembakan tiga kali, saya kenali bahwa orang tersebut seorang anggota Polisi di Polres Semarang," ujar ES.

Saat dikonfirmasi beritaglobal.net Sabtu (06/01/2018), sekira pukul 19.00 WIB, Kasubbag Humas Polres Semarang AKP Teguh Susilo Hadi, membenarkan informasi tersebut.

Atas kejadian ini, Kapolres Semarang melalui Kasi Propam Polres Semarang langsung memeriksa pelaku dan menarik senjata api milik GT.

"Benar, bila keributan di Cafe Java Inn, Jumat malam kemarin disebabkan oleh salah satu anggota Polres Semarang dari Satuan Reserse Kriminal, yang bersangkutan pagi tadi langsung diperiksa Kasi Propam atas instruksi dari Kapolres Semarang dan menarik senjata apinya," ujar AKP Teguh.

Lebih lanjut AKP Teguh mengatakan, "Kami atas nama Polres Semarang memohon maaf kepada segenap masyarakat dengan ketidaknyamanan akibat perilaku salah satu anggota kami yang diluar kendali," tutup AKP Teguh. (Agus S)