Waspada Penularan Difteri, Bhayangkari Polres Semarang Lakukan Tindakan Ini... -->

code ads

Waspada Penularan Difteri, Bhayangkari Polres Semarang Lakukan Tindakan Ini...

Tuesday, January 9, 2018
Kapolres Semarang Agus Nugroho, S.I.K., M.H., saat di suntik imunisasi difteri

Ungaran, beritaglobal.net - Dipimpin Ketua Bhayangkari Cabang Semarang Ny. Wiwik Agus Nugroho, Polres Semarang melakukan upaya preventif untuk mewaspadai munculnya kasus difteri dengan mengadakan imunisasi untuk anggota dan Bhayangkari Polres Semarang, Senin (08/01/2018).

Imunisasi ini bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Semarang dengan diikuti puluhan anggota dan ibu-ibu Bhayangkari. Diawali penjelasan tentang bahaya difteri oleh dr Siti Wulandari dari Dinkes Kabupaten Semarang.

“Difteri disebabkan infeksi oleh bakteri Corynebacterium yang menular. Untuk mengetahui gejala penyakit ini diantaranya jika tenggorokan sakit seperti tebal dan selaput lidah terlihat berwarna keabu-abuan, menyebabkan suara penderita juga menjadi serak,” jelas dr. Wulandari dihadapan Kapolres Semarang AKBP Agus Nugroho, S.I.K., M.H., dan Wakapolres Kompol Cahyo Widyatmoko, S.H., S.I.K., M.H., anggota Polres, dan Bhayangkari yang hadir.

Dalam kegiatan ini Kapolres Semarang mengawali disuntik vaksin difteri oleh petugas medis, disusul Wakapolres dan Ibu Ketua Bhayangkari dengan masing-masing terlebih dahulu dicek tensi kesehatannya.

Kapolres Semarang AKBP Agus Nugroho, S.I.K., M.H., mengatakan, kegiatan ini akan rutin diadakan Polres Semarang untuk melakukan pencegahan difteri secara preventif. Kegiatan selanjutnya akan diadakan awal Februari mendatang dengan peserta anggota dan pejabat jajaran Polres Semarang yang belum mengikuti imunisasi.

“Kita menyambut baik dan berterima kasih kepada Dinkes Kabupaten Semarang dengan diadakan imunisasi difteri. Kita berharap seluruh anggota kita bebas dari bahaya difteri. Selain melalui upaya imunisasi kita juga bisa melakukan pencegahan dengan mengonsumsi vitamin yang cukup, terutama saat kondisi tubuh kita menurun. Virus difteri mudah menyerang saat daya tahan tubuh lemah,” ujar Kapolres Semarang. (Agus S)