Pamit Mengikuti Sarasehan Warga, Nasib Malang Menimpa Kakek Ini -->

code ads

Pamit Mengikuti Sarasehan Warga, Nasib Malang Menimpa Kakek Ini

Wednesday, March 7, 2018
Identifikasi jasad korban di halaman rumah duka oleh dokter dr. Ariyo H., dari Puskemas Susukan, Kapolsek Susukan AKP Khuwat Slamet, tim Reskrim dan Inafis Polres Semarang



Ungaran, beritaglobal.net – Masyarakat Dusun Kedung Celeng, Desa Bakalrejo, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, mendadak heboh dengan ditemukannya kakek Jumali bin Asmin, warga Dusun Penoh RT 02 RW 06 Desa Gentan, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, dalam kondisi meninggal dunia di dasar sungai.

Menurut data diterima dari Kasubbag Humas Polres Semarang AKP Teguh Susilo Hadi, Rabu (7/3), kronologi kejadian meninggalnya almarhum kakek Jumali adalah saat korban berpamitan pada istri korban Robikah (55), pada hari Sabtu (3/3), sekira pukul 19.15 WIB.  Saat itu korban pamit mengikuti sarasehan warga.  Namun sampai dengan hari Minggu (4/3), korban tidak kunjung kembali ke rumah, yang selanjutnya istri korban meminta bantuan warga sekitar rumahnya, bersama anggota Polsek Susukan  mencari korban di sekitar Dusun Penoh, tetapi sampai dengan hari Senin (5/3) sekira pukul 21.00 WIB, korban belum berhasil ditemukan keberadaannya.  Pencarian hari Senin malam dihentikan dan kemudian dilanjutkan hari Selasa, (6/3).

Sekira pukul 08.00 WIB hari Selasa (6/3),  warga atas nama Sugeng S (50), Bakhiri (60), Budi (55) dan Akhani (55) yang kesemuanya warga Dusun Penoh, Desa Gentan, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang yang tak lain adalah tetangga korban, berhasil menemukan korban dalam kondisi terlentang didasar sungai dan telah meninggal dunia.  Selanjutnya mereka menghubungi Polsek Susukan dan melakukan evakuasi terhadap jasad korban sekira pukul 09.30 WIB dan membawanya ke rumah duka.

Menerima laporan dari warga terkait penemuan jenazah korban, Kapolsek Susukan AKP Khuwat Slamet segera menuju ke rumah duka bersama dengan dokter dari Puskesmas Susukan yang di pimpin oleh dr. Ariyo H., untuk melakukan pemeriksaan awal.  Sekira pukul  11.00 WIB, Unit 1 Day Reskrim Polres Semarang dan tim Inafis Polres Semarang tiba di rumah duka dan langsung melaksanakan identifikasi terhadap jasad korban dengan di dampingi oleh dr. Ariyo H., dari Puskesmas Susukan dan Kapolsek Susukan AKP Khuwat Slamet.

Kapolsek Susukan beserta dr. Ariyo H dan tim Inafis Polres Semarang, saat merundingkan hasil identifikasi terhadap korban

Dari hasil identifikasi tim piket Reskrim Polres Semarang , tim Identifikasi, dokter pemeriksa dari Puskesmas Susukan dan penyidik Polsek Susukan, disimpulkan bahwa  korban meninggal dunia karena terpeleset dan jatuh ke dasar sungai yang kemudian menjadi penyebab meninggalnya korban. Atas kejadian ini, keluarga korban telah menerima dengan ikhlas atas meninggalnya korban dan dianggap sebagai musibah. (Slamet R/Hum Res Semarang)