Tiba – Tiba Histeris, Ternyata Seorang Karyawati di Perusahaan Garmen Alami Hal Ini -->

code ads

Tiba – Tiba Histeris, Ternyata Seorang Karyawati di Perusahaan Garmen Alami Hal Ini

Friday, March 9, 2018
Salah seorang karyawati PT. Sahabat yang kerasukan roh halus pertama kali sebelum menjalar kepada rekan - rekan lainnya


Ungaran, beritaglobal.net – Kejadian menegangkan tiba – tiba terjadi di sebuah perusahaan garmen di Desa Klepu, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, yang kebanyakan pekerjanya adalah perempuan, Jumat (9/3).  Pada saat melakukan pekerjaan sehari – hari di PT. Sahabat, Desa Klepu, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, tiba – tiba seorang  karyawati di bagian produksi berteriak histeris.  Pada saat akan ditolong oleh rekan kerjanya, ternyata karyawati tersebut mengalami kerasukan roh halus (kesurupan). Kondisi ini semakin parah saat sekitar 50 an orang karywati lainnya mengalami hal serupa, dan membuat panik seisi pabrik.

Menurut keterangan Kasubbag Humas Polres Semarang AKP Teguh Susilo Hadi, Jumat (9/3) malam, kepada beritaglobal.net melalui sambungan telepon, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bermula pada hari Jumat, (9/3) sekira pukul 14.00 WIB, salah seorang karyawati di bagian produksi memasuki area gudang untuk memindahkan beberapa kardus kemasan bahan baku, tiba – tiba berteriak histeris dan ternyata tubuhnya telah dirasuki oleh roh halus (kesurupan). Pada saat hendak di tolong rekan – rekan kerjanya, dia justru berbicara asal dan meminta diselenggarakan pagelaran wayang kulit bila dilakukan pemugaran bangunan gudang perusahaan.  Upaya menyadarkan karyawati tersebut, belum membuahkan hasil, justru kejadian ini menjalar kepada 50 an orang karyawati lainnya.

“Begini Mas, kejadian tadi siang di PT. Sahabat, bermula pada hari Jumat, (9/3) sekira pukul 14.00 WIB, salah seorang karyawati di bagian produksi memasuki area gudang untuk memindahkan beberapa kardus kemasan bahan baku, tiba – tiba berteriak histeris dan ternyata tubuhnya telah dirasuki oleh roh halus (kesurupan). Pada saat hendak di tolong rekan – rekan kerjanya, dia justru berbicara asal dan meminta diselenggarakan pagelaran wayang kulit bila dilakukan pemugaran bangunan gudang perusahaan.  Upaya menyadarkan karyawati tersebut, belum membuahkan hasil, justru kejadian ini menjalar kepada 50 an orang karyawati lainnya,” terang AKP Teguh.

Ditambahkan lebih lanjut oleh AKP Teguh, salah seorang staff HRD PT. Sahabat bernama Ibu Watini melakukan pelaporan ke Polsek Bergas untuk melakukan pengamanan lokasi. Selanjutnya pihak perusahann memanggil imam masjid desa setempat untuk membantu mengusir roh halus yang merasuki puluhan karyawati di PT. Sahabat.

“Kemudian salah seorang staff HRD PT. Sahabat bernama bernama Ibu Watini melakukan pelaporan ke Polsek Bergas untuk meminta bantuan pengamanan lokasi.  Langkah selanjutnya pihak perusahann memanggil imam masjid desa setempat untuk membantu mengusir roh halus yang merasuki puluhan karyawati di PT. Sahabat,” Imbuh AKP Teguh.

Saat dilakukan penetralan oleh imam masjid desa setempat kepada karyawati yang kerasukan roh halus

“Berdasar pada keyakinan warga kepada anggota Polsek Bergas saat membantu mengamankan lokasi perusahaan, kejadian ini dihubungkan pada kepercayaan bahwa Desa Klepu setiap tahunnya harus menggelar pertunjukan wayang kulit pada saat mejalankan tradisi “Merti Desa”, namun tahun lalu tidak diselenggarakan pagelaran wayang kulit yang telah menjadi tradisi dan kepercayaan warga setempat,” terang AKP Teguh.

Setelah dibacakan doa – doa pengusir roh halus oleh imam masjid setempat, puluhan karyawati di PT. Sahabat kembali sadar, atas kejadian itu untuk mengantisipasi hal – hal yang tidak diinginkan oleh managemen, maka seluruh karyawan dipulangkan, dengan harapan mereka dapat kembali bekerja dengan tenang esok hari. (Slamet R)