48 Tahun Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga Mengawal NKRI -->

code ads

48 Tahun Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga Mengawal NKRI

Monday, April 16, 2018
Jajaran Rektor IAIN beserta Prof. Dr. M. Amin Abdullah, M.A., sebagai Pembicara dalam orasi ilmiah Dies Natalis ke - 48 Tahun IAIN Salatiga

Salatiga, beritaglobal.net - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga hari ini, Senin (16/4/2018), merayakan Dies Natalis ke - 48, acara tersebut di selenggarakan di Auditorium kampus 1 IAIN Salatiga, dengan tema 'Becoming The Main Reference For Study on Indonesian Islam', dalam acara ini selain dihadiri oleh seluruh dosen dan pegawai civitas akademik IAIN Salatiga, juga menghadirkan Prof. Dr. M. Amin Abdullah, M.A., sebagai Narasumber.

Dalam sambutannya, Dr. Agus Waluyo sebagai Wakil Rektor Bidang Kelembagaan menyampaikan, "Genap 48 tahun IAIN Salatiga berada di tengah masyarakat Indonesia, semula dari Ikatan Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Nahdlatul Ulama (NU) pada tahun 1969, kemudian Beralih Menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) dan sampai dengan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) merupakan perjuangan yang panjang, tentulah harus mensyukuri karunia Allah ini, rangkaian dies natalis ini juga sudah di mulai dengan rangkaian acara seperti, seminar nasional, pengukuhan Guru Besar, doa bersama dengan forkompimda Salatiga dan acara - acara lain, semua kegiatan ini dimaksudkan untuk menuju IAIN yang lebih gemilang dimasa-masa yang akan datang," ungkap Dr. Agus Waluyo dalam sambutannya.

Dr. Rahmat Haryadi, M. Pd., selaku Rektor juga berharap IAIN Salatiga tidak berhenti untuk maju sampai dengan perguruan tinggi yang mampu bersaing di dunia, dengan cara menguatkan kesamaan perasaan di internal IAIN Salatiga maka Allah SWT akan memberikan kekuatan dan kemampuan untuk mencapai keberhasilan di masa depan, juga di sebutkan dalam sambutannya acara ini sekaligus launching 6 progran unggulan baru IAIN salatiga di antaranya: talent scouting, E_Class, Career Center daln lainnya.

Dalam Orasi Ilmiah yang bertema "SERIBU WAJAH ISLAM INDONESIA MENUJU BANGSA DAMAI BERMARTABAT" Prof. Dr. M. Amin Abdullah, M.A., menyampaikan Bahwa upaya mempersatukan umat, yang di butuhkan di indonesia adalah memberi jembatan kepada perbedaan, tidak membuat benteng-benteng pada setiap perbedaan. (NJM/Red)