Waduh, Seorang WNA Asal Australia Nyasar di Gunung Merbabu -->

code ads

Waduh, Seorang WNA Asal Australia Nyasar di Gunung Merbabu

Sunday, April 1, 2018
Proses pencarian korban oleh tim gabungan di jalur pendakian Tekelan, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang

Ungaran, beritaglobal.net - Seorang Warga Negara Asing berkebangsaan Australia dilporkan hilang saat mendaki Gunung Merbabu, Minggu (31/3).

Kejadian berawal saat Andrey Voytech (39), seorang berkebangsaan Australia bersama rekan wanitanya bernama Sistha Amina Verdiani (19), warga Perum Graha Alzalia Jalan Amarilis 2 Magelang, pada hari Kamis, (29/3), sekira pukul 19.00 WIB, bermalam di Hotel Sanjaya Kopeng, bermaksud untuk mendaki ke puncak Gunung Merbabu.

Namun pada hari Jum'at (30/3), sekira pukul 03.30 WIB, korban naik sepeda motor Honda New Beat warna Hitam, yang di sewa dari Bandara Adi Sucipto Yogyakarta ke Basecamp Cuntel Desa Kopeng ke puncak Gunung Merbabu.

Korban Andrey sempat menghubungi Sistha terakhir pukul 16.57 WIB sampai dengan Andrey dilaporkan ke Polsek Getasan, belum ada lagi komunikasi dengan korban.

Disampaikan oleh Kasubbag Humas Polres Semarang AKP Teguh Susilo Hadi kepada beritaglobal.net, Minggu (01/4) malam, saat dilakukan pencarian oleh tim SAR dan sukarelawan, sepeda motor korban ditemukan di pinggir hutan dan selanjutnya diamankan Petugas Balai Taman Nasional Gunung Merbabu.

Terakhir korban diketahui memakai celana 3/4 warna Krem, jaket Army warna Hijau, membawa tas ransel kecil warna Krem. Hal ini dibenarkan oleh dua orang saksi mata yang sempat berpapasan dengan korban.

Dua orang saksi yang sempat melihat dan berpapasan dengan korban adalah Ari Widhi Setiyatmoko (26), warga Dukuh Kliping RT 04 RW 04, Kelurahan Wonokerto, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang dan Yogama Afriyanto (25), warga Jalan Proto RT 03 RW 05 Kelurahan Tambahrejo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang.

Keduanya menyatakan pada hari Jumat (30/3), sekira pukul 16.47 WIB berjumpa dengan pendaki yang merupakan orang asing tersebut via jalur Thekelan Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang.

Sedangkan menurut keterangan dari pelapor yang tak lain adalah teman wanita korban mengatakan pada petugas di Polsek Getasan, "Pada hari Jumat (30/3), sekira pukul 15.57 WIB korban menyatakan berada di hutan yang berjarak 1 jam 49 menit dari puncak menuju arah turun. Namun sampai saat ini pendaki orang asing tersebut belum diketahui keberadaannya," ungkap AKP Teguh.

Petugas kepolisian yang menerima laporan tentang seorang WNA yang hilang di Gunung Merbabu segera berkoordinasi dengan Kadus Cuntel, Team SAR, dan warga Dusun Tekelan dan Cuntel untuk mencari keberadaan korban.

Koordinasi tim pencari korban dari Polsek Getasan, Tim SAR, Koramil Getasan dan Warga Desa Tekelan dan Cunthel

Pencarian hari Sabtu (31/3) malam lalu dihentikan karena hingga malam hari korban belum diketemukan dan akan dilanjutkan pencarian pagi hari ini. Untuk kelengkapan data korban, pihak kepolisian mencari Identitas korban hingga Hotel Artoz Magelang.

Menurut AKP Teguh, pencarian masih akan dilanjutkan Senin (02/04) esok, dan berharap kondisi cuaca cerah sehingga tidak ada hambatan dalam pencarian korban. (ASB/HumResSmg)