Tim Wasev Paban 5/Pam Sintel Mabes TNI AD Nyatakan Puas Pada TMMD Reguler ke 102 TA 2018 Desa Bonomerto -->

code ads


Tim Wasev Paban 5/Pam Sintel Mabes TNI AD Nyatakan Puas Pada TMMD Reguler ke 102 TA 2018 Desa Bonomerto

Thursday, August 2, 2018
Dan Satgas TMMD Reguler ke 102 TA 2018 Letkol Inf Prayoga Erawan memberikan paparan kepada tim Wasev Paban 5/Pam Sintel Mabes TNI AD pencapaian target pelaksanaan program TMMD di Desa Bonomerto, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang di gedung pertemuan Desa Bonomerto, Kamis (02/08/2018)


Salatiga, beritaglobal.net – Sejak dibuka pada tanggal 10 Juli 2018 lalu, karya bakti TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 102 Tahun Anggaran (TA) 2018, Kodim 0714/Salatiga di Desa Bonomerto, memasuki  pekan terakhir pelaksanaan program, Kamis (02/08/2018).

Sebelum program karya bakti berakhir pengawasan dan evaluasi jalannya karya bakti TMMD, mendapatkan perhatian langsung dari Perwira Pengawas dan Evaluasi (Wasev) Markas Besar (Mabes) TNI Angkatan Darat (AD) yang dipimpin oleh Kolonel Arh Mirza Patria Jaya, S.E. 

Kolonel Arh Mirza Patria Jaya, diterima langsung oleh Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Inf Prayoga Erawan, didampingi oleh Wakapolres Semarang Kompol Cahyo Widyatmoko, Kepala Dispermasdes Kabupaten Semarang Prayitno Sudaryanto, Kepala Desa Bonomerto Dwi Nurmanto, beserta jajaran Kodim 0714/Salatiga di halaman Balai Desa Bonomerto, berlanjut pada acara ramah tamah di dalam Gedung Pertemuan Desa Bonomerto, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang.

Berdasarkan release kegiatan Wasev Paban V/Pam Sintel Mabes TNI AD dari Dansatgas TMMD Reguler ke 102 TA 2018, Kolonel Inf Prayoga Erawan, kegiatan dimulai dari paparan pelaksanaan karya bakti di Desa Bonomerto dan pencapaiannya, dilanjutkan pada acara pembagian susu di SD Negeri 2 Bonomerto, melihat proses pembuatan tempe, keripik dan jenang Bonomerto, monitoring pembangunan Mushola Al Amin serta RTLH dan jambanisasi milik Nikam warga Dusun Karang Dawung, RTLH milik Asrori di Dusun Jaten, rumah inap satgas TMMD di rumah Djuwito warga Dusun Gedong, pemeriksaan pembangunan jalan betonisasi di Dusun Gedong, pemeriksaan administrasi di Pos Komando Taktis (Poskotis) satgas TMMD Reguler ke 102 TA 2018, di Desa Bonomerto.

Kolonel Arh Mirza Patria Jaya, mendengarkan penjelasan Letkol Inf Prayoga Erawan pada proses pembangunan RTLH dan jambanisasi milik Nikam warga Dusun Karang Dawung RT 04 RW 03, didampingi oleh Wakapolres Semarang Kompol Cahyo Widyatmoko dan Pasiter Kodim 0714/Salatiga Kapten Romdoni beserta Nikam sebagai pemilik rumah

Kolonel Arh Mirza Patria Jaya, terkesan dengan penjelasan Dansatgas TMMD Letkol Inf Prayoga Erawan ketika melihat proses pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) dan pembangunan jamban milik Nikam (65) warga Dusun Karang Dawung RT 04 RW 03, Desa Bonomerto. Kerapihan dan ketepatan waktu pengerjaan serta gambaran detail tentang proses pembangunan menjadi perhatian tersendiri oleh Kolonel Arh Mirza Patria Jaya, yang pada kesempatan tersebut Dansatgas TMMD didampingi oleh Nikam, Pasiter Kodim 0714/Salatiga Kapten Romdoni, Wakapolres Semarang Kompol Cahyo Widyatmoko.

Kolonel Arh Mirza Patria Jaya diterima warga sekitar Mushola Al Amin di Dusun Karang Dawung RT 03 RW 03 Desa Bonomerto dengan iringan musik rebana

Selesai melakukan pemeriksaan ke seluruh target pengerjaan TMMD Reguler ke 102 TA 2018 di Desa Bonomerto, Kolonel Arh Mirza Patria Jaya menyatakan kepuasannya pada pelaksanaan TMMD di Desa Bonomerto meski belum sepenuhnya selesai dengan masih ada waktu tersisa hingga tanggal 08 Agustus 2018, pada saat TMMD Reguler ke 102 TA 2018 resmi ditutup.

“Kalau saya lihat sampai saat ini, berjalan cukup lancar, seperti kita lihat tadi dari kondisi rumah yang awalnya memprihatinkan, dan tanggapan pemilik rumah cukup bagus dan juga ada jambanisasi,” ungkap Kolonel Arh Mirza Patria Jaya.

Lebih lanjut pada saat ditanyakan sinkoronisasi antara TNI dengan masyarakat dengan TMMD setelah melakukan evaluasi secara nasional, Kolonel Mirza menjawab, “Semua dikembalikan kepada pemerintah daerah, untuk mensinkronisasikan dengan TNI, pemda perlu mencari daerah – daerah mana yang perlu ditingkatkan penghidupannya, dan masyarakat tentu akan senang bila daerahnya diusulkan untuk dibangung bersama TNI,” imbuh Kolonel Mirza.

Pada saat ditanyakan mengenai netralistas TNI menuju Pilpres, Kolonel Mirza menyampaikan bahwa TNI netral dalam melaksanakan TMMD, TMMD murni dilakukan TNI untuk rakyat karena program sudah berjalan sudah lama, setiap tahun dilaksanakan tanpa pamrih apapun.

“TNI tetap netral tidak berpihak pada siapa – siapa, TMMD bukan kita gunakan untuk politik tetapi murni TMMD adalah program TNI untuk rakyat, karena program sudah berjalan cukup lama, jadi bukan hanya karena pilpres atau pilkada, setiap tahun kita jalankan TMMD tanpa pamrih apapun,” tegas Kolonel Arh Mirza Patria Jaya.

Senada dengan Kolonel Arh Mirza Patria Jaya, Dansatgas TMMD Reguler ke 102 TA 2018 Letkol Inf Prayoga Erawan memberikan keterangan bahwa Kolonel Arh Mirza Patria Jaya puas akan pelaksanaan TMMD di Desa Bonomerto. Serta menyampaikan kepada awak media bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat sangat diapresiasi oleh Kolonel Arh Mirza Patria Jaya, khususnya warga masyarakat di sekitar Mushola Al Amin di Dusun Karang Dawung RT 03 RW 03, Desa Bonomerto.

“Kalau yang saya dengar dari beliau, menyatakan puas, meski belum 100% dari yang kita targetkan, tapi masih ada waktu sampai dengan tanggal 06 Agustus 2018 semuanya sudah clear, dan masih ada waktu satu hari di tanggal 07 Agustus 2018 untuk finishing mengecek mana yang belum 100%, sehingga tanggal 08 Agustus 2018 pada saat penutupan sudah clear,” ungkap Letkol Inf Prayoga Erawan.

Selanjutnya Letkol Inf Prayoga Erawan menjawab pertanyaan awak media terkait rencana TMMD di tahun mendatang, “Kalau untuk sasaran berikutnya kita menunggu dari pemerintah, terutama dari desa sendiri, mana yang mau dibangun oleh TNI, kita setiap tahun mempunyai tiga kali pelaksanaan TMMD, sengkuyung TNI ada tiga kali dalam satu tahunnya, dan kemanunggalan TNI dengan rakyat sangat luar biasa dari tanggapan pemilik rumah yang sangat berterima kasih dengan adanya TMMD ini,” tandas Letkol Inf Prayoga Erawan.

Terpisah, warga Desa Bonomerto Sinto warga Dusun Gedong RT 02, Desa Bonomerto kepada beritaglobal.net, Kamis (02/08/2018) siang, menyampaikan bahwa karya bakti TMMD ini adalah program yang bagus dan sangat membantu masyarakat salah satunya adalah pengobatan gratis yang diberikan, pelatihan – pelatihan pada program non fisik, sangat membantu masyarakat Desa Bonomerto pada umumnya. Dirinya menyatakan adanya program fisik pembangunan betonisasi jalan adalah program yang sangat dibutuhkan warga Desa Bonomerto, khususnya warga di Dusun Gedong, Dusun Mesu, Dusun Krajan, sehingga akses warga ke pusat desa dan keluar desa Bonomerto semakin mudah dan nyaman.

“Program ini cukup bagus dan membantu warga, salah satunya adalah program layanan kesehatan gratis dan pembangunan betonisasi jalan penghubung antara Dusun Gedong ke Dusun Mesu, Dusun Gedong ke Dusun Krajan, adanya pembangunan jalan itu sangat membantu akses warga. Selain itu, adanya pelatihan – pelatihan ketrampilan yang diberikan setiap hari, cukup memberikan wawasan lebih kepada masyarakat Desa Bonomerto pada umumnya, mas,” kata Sinto disela – sela pemeriksaan kesehatan gratis di halaman pondok bersalin desa (Polindes) Bonomerto. (Choerul/Fera)