Kontingen Jepang Sabet Juara Pertama Kelas A Telomoyo Cup ke 4 Tahun 2018 -->

code ads


Kontingen Jepang Sabet Juara Pertama Kelas A Telomoyo Cup ke 4 Tahun 2018

Sunday, September 16, 2018
Para pemenang lomba Gantolle pada kejuaraan Hang Gliding Telomoyo Cup ke 4 tahun 2018, berfoto bersama Wakil Bupati Semarang, Ngesti Nugroho, S.H., dan Ketua Panitia Kejuaraan Hang Gliding Telomoyo Cup ke 4 tahun 2018 Haryo di lapangan Dusun Rowoboni, Desa Sraten, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Minggu (16/09/2018).

Ungaran, beritaglobal.net - Telomoyo Cup 2018 yang dimulai sejak (11/09/2018) lalu, resmi ditutup pada hari ini, Minggu (16/09/2018). Penutupan dilakukan di landing area, lapangan Dusun Rowoboni, Desa Sraten, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Dihadiri oleh Bupati Semarang Dr. H. Mundjirin, ES., Sp.OG., dan didampingi oleh Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugroho, S.H., Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, Staf Java Mineral, Ketua Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Jawa Tengah Susetyoko, Wakil Sekjen 2 FASI Chepy Nasution, 36 kontingen dari seluruh Indonesia dan Jepang serta perangkat desa setempat.

Penutupan Telomoyo Cup 2018 sekaligus penyerahan medali kepada para juara. Pada klas A (klas open) menduduki juara 1 adalah kontingen asal Jepang, Hiroshi Suzuki, diikuti oleh kontingen asal DKI Jakarta, Andre HK sebagai juara 2 dan kontingen asal Jawa Timur, Abdul Mustofa, sebagai juara 3.

Untuk klas B (klas floater) juara 1 direbut oleh Fauzi Lukandi dari DKI Jakarta, juara 2 diduduki oleh Ridwan Jaelani dari provinsi Jawa Barat dan peringkat 3 disabet oleh Syahroni, kontingen asal Sumatera Barat.

Masing-masing penilaian berdasarkan standard internasional yang sudah berlaku. Seperti yang di paparkan oleh Ersy Nuzul Firman, founder Telomoyo Cup kepada beritaglobal.net, Minggu (16/09/2018).

"Kriteria penilaian sudah sesuai dengan standard federasi aeronotic internasional, kita hanya mengikuti standard yang sudah ada. Setiap penerbang harus melalui jalur - jalur yang sudah ditentukan. Semua akan terekam dalam GPS yang dibawa masing-masing penerbang dan hasilnya akan diolah dengan komputer," papar Ersy.

Bupati Semarang Dr. H. Mundjirin, ES., Sp.OG., memberikan apreasiasi yang luar biasa pada penyelenggaraan Telomoyo Cup tersebut. Karena dengan adanya ajang tersebut bisa menaikkan pamor pariwisata yang ada di wilayah Kabupaten Semarang. Beliau juga berharap agar lebih banyak lagi atlet - atlet muda Jawa Tengah yang bisa menjadi bibit unggul di tahun - tahun selanjutnya.

"Acara ini sangat mendukung sektor pariwisata di Kabupaten Semarang, dan Pemerintah Kabupaten Semarang sangat mendukung acara ini. Semoga kedepannya atlet - atlet Jawa Tengah semakin berprestasi di kancah internasional. Pemkab akan mensupport kegiatan seperti ini," papar Mundjirin kepada beritaglobal.net, disela acara penutupan Telomoyo Cup ke 4 tahun 2018.

Peraih medali emas kelas B (klas Floater) dari DKI Jakarta, Fauzi Lukandi Lukman memaparkan harapannya kepada pemerintah Jawa Tengah sebagai tuan rumah agar akses jalan ke arah Telomoyo segera diperbaiki.

"Saran saya hanya satu, ini juga sudah didengar Pak Gubernur kemarin tentang perbaikan jalan ke arah Telomoyo yang memang sudah rusak parah. Hanya itu sih harapan saya," ujarnya kepada beritaglobal.net, seusai menerima medali emas dan tropi dari panitia. (Vitri/Fera Marita)