Reuni Akbar 65 Tahun SMP Stella Matutina 'Gerbang Temu Dulur' -->

code ads

Reuni Akbar 65 Tahun SMP Stella Matutina 'Gerbang Temu Dulur'

Sunday, September 16, 2018

Walikota Salatiga Yulianto, S.E., M.M., didampingi ketua panitia Reuni Akbar 65 tahun SMP Stella Matutina tahun 2018 Nunuk Dartini dan panitia lainnya, saat memberikan sambutan pembukaan acara reuni di halaman SMP Stella Matutina, Jalan Diponegoro, Kota Salatiga, Sabtu (15/09/2018). (Foto: HMS)

Salatiga, beritaglobal.net - Sejak berdiri 01 Juli 1953 atau 65 tahun lalu, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Stella Matutina dibawah yayasan Marsudirini dan berlokasi di Jalan Diponegoro, Kota Salatiga, telah berhasil menjadi salah satu institusi pendidikan yang bermutu dengan telah mendidik anak - anak bangsa menjadi insan yang berguna bagi Republik Indonesia.

Mengalami pasang surut di dunia pendidikan, SMP Stella Matutina awalnya adalah sekolah khusus menerima peserta didik perempuan. Seiring dengan perkembangannya, di tahun 1976, sekolah ini mulai menerima peserta didik laki - laki hingga sekarang.

Tepat di usia ke - 65 tahun, SMP Stella Matutina menyelenggarakan reuni akbar pada hari Sabtu (15/09/2018) hingga hari Minggu (16/09/2018). Dengan beragam acara diantaranya, jalan sehat dengan dibuka oleh Walikota Salatiga Yulianto, S.E., M.M., yang juga alumni SMP Stella Matutina, pentas seni, bazar sembako murah, post modeling dan hiburan dari Widi Hello Band, aksi sosial donor darah serta ditutup dengan karnaval seni.

Pada acara pembukaan rangkaian acara reuni akbar 65 tahun SMP Stella Matutina tahun 2018, sebagai ketua panitia adalah Nunuk Dartini yang saat ini menjabat sebagai Camat Tingkir, Kota Salatiga.

Acara reuni akbar dimulai dengan sambutan pembuka dari Kepala Sekolah SMP Stella Matutina Suster M. Yusnita, OSF, S.Pd.

"Tiada kata yang paling indah selain ucapan syukur dan terimakasih dari hati terdalam, atas cinta, kerjasama dan terutama persaudaraan yang terjalin diantara panitia, telah memberi warna untuk memajukan almamater tercinta Stella Matutina, karena masing - masing kita telah memberi kontribusi sesuai dengan talenta yang dimiliki," ucap Suster M. Yusnita.

Melanjutkan sambutannya, Suster M. Yusnita berharap bahwa kerja sama alumni dan sekolah dimasa mendatang tetap terjalin dengan baik.

"Saya pribadi juga mohon maaf tentu didalam perjumpaan ada kata, sikap dan tindakan saya yang kurang berkenan. Akhirnya tetap berharap, kerjasama para alumni dan sekolah selanjutnya tetap berjalan baik, Tuhan yang Maha Baik memberkati keluarga teman - teman semua," tutup Suster M. Yusnita.

Selanjutnya Ketua Panitia acara Reuni Akbar 65 tahun SMP Stella Matutina, Nunuk menyampaikan, "Reuni Akbar sebagai ajang untuk bersilaturahmi, berbagi kebaikan, hidup menjadi berguna, bahagia rasanya," ucap Nunuk singkat dalam sambutannya.

Walikota Salatiga Yulianto, S.E., M.M., melepas peserta jalan santai dalam rangkaian acara Reuni Akbar 65 Tahun SMP Stella Matutina, di gerbang sekolah Jalan Diponegoro, Kota Salatiga, Sabtu (15/09/2018)

Selepas sambutan Ketua Panitia Reuni Akbar, Walikota Salatiga Yulianto, S.E., M.M., juga tidak luput untuk memberi  sambutan singkat bahwa SMP Stella Matutina merupakan sekolah swasta yang bagus dan sudah ikut serta berkontribusi dalam dunia pendidikan secara nyata khususnya di Kota Salatiga.

"Smp Stella Matutina merupakan sekolah swasta yang bagus dan sudah ikut serta berkontribusi dalam dunia pendidikan secara nyata khususnya di Kota Salatiga," tutur Yulianto dalam pidato singkatnya, sesaat sebelum melepas peserta reuni untuk mengikuti acara jalan santai, Sabtu (15/09/2018).

Pentas seni dalam rangkaian acara reuni akbar 65 tahun SMP Stella Matutina tahun 2018, Sabtu (15/09/2018) malam dimeriahkan oleh Widi Hello Band yang juga alumni SMP Stella Matutina.

Secara terpisah beberapa orang alumni yang mengikuti acara reuni akbar kali ini merasa sangat gembira, seperti yang disampaikan oleh Wati sebagai siswa SMP Stella Matutina angkatan tahun 1985.

"Bisa ketemu dengan teman lama dan dengan reuni akbar ini menjadi tahu ternyata Ibu Nunuk selaku Camat Tingkir adalah kakak kelas saya, dan kalau bisa acara reuni ini rutin diadakan setidaknya 5 tahun sekali," kata Wati.

Berbeda dengan Wati, Ristianto yang merupakan siswa angkatan tahun 1976 memberi masukan untuk promosi acara reuni tidak hanya di lokal Kota Salatiga saja, namun merambah ke kota - kota besar lainnya.

"Meriah sukses sesuai yang direncanakan. Dan masukannya jatah alumni ditambah ada waktu khusus, kemudian promosi tidak hanya di lokal Kota Salatiga, tapi bisa nasional dengan publikasi di radio nasional, tv, dan pemasangan baliho di luar Kota Salatiga," ujar Ristianto.

Dengan acara reuni inipun juga memberikan kesan mendalam pada salah salah satu alumni, Andreas Widodo dari angkatan tahun 1982, yang langsung menuju ke lapangan sepak Takraw

"Lapangan sepak takrawnya masih sperti dulu, reuni akbar ini baru pertamakali diadakan dan harus ada ikatan alumni serta alumni - alumni ini yang nantinya menjalankan kegiatan secara bergilir," ungkap Andreas.






Reuni Akbar yang ditutup dengan acara karnaval seni, pada hari Minggu (16/09/2018), semakin meriah dengan melintasi rute yang sama dengan rute jalan sehat yaitu dimulai dari halaman SMP Stella Matutina di Jalan diponegoro, menuju ke Jalan Seruni, Jalan Cempaka, Jalan Kartini, Jalan Moh Yamin, Jalan Langensuko, Jalan Jenderal Sudirman, dan kembali ke Jalan Diponegoro hingga masuk halaman SMP Stella Matutina.

Disela - sela acara karnaval, Seksi Humas dan Publikasi Warpan Wibowo, S.Pd., yang juga sebagai staff pengajar di SMP Stella Matutina, menyampaikan kepada beritaglobal.net, bahwa acara reuni akbar ini telah sukses dengan dihadiri dan dimeriahkan oleh setidaknya 2.000 an alumni dan peserta didik aktif.

"Saya senang dan dapat merasakan kesuksesan panitia. Karena acara ini dapat terselenggara dengan dihadiri setidaknya 2.000 an alumni dan peserta didik aktif," ujarnya kepada beritaglobal.net. (Agus S/Red)