Telomoyo Cup 4th 2018 Dibuka Dengan Pelepasan Merpati Oleh Gubernur Jawa Tengah -->

code ads


Telomoyo Cup 4th 2018 Dibuka Dengan Pelepasan Merpati Oleh Gubernur Jawa Tengah

Thursday, September 13, 2018
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyaksikan peserta lepas landas, saat meresmikan kejuaraan olahraga dirgantara Gantolle/Layang Gantung Piala Telomoyo IV 2018 di Gunung Telomoyo, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis (13/09/2018). (Foto: Humas Fasi/Tagor S)


Ungaran, beritaglobal.net - Hang Gliding Competition Telomoyo Cup 4th 2018 atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai kompetisi gantolle kembali diadakan untuk keempat kalinya di gunung Telomoyo Jawa Tengah.

Kompetisi yang diikuti oleh 36 peserta dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY, Sumatera Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan dan Jepang ini dibuka langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, pada hari Kamis (13/09/2018), di landasan take off Gunung Telomoyo.

Ganjar Pranowo yang tiba di lokasi sekira pukul 12.00 WIB tersebut langsung disambut dengan antusias oleh seluruh peserta, official serta panitia yang berada di landasan take off. Setelah memimpin doa untuk kesuksesan acara tersebut, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, melepaskan sepasang merpati sebagai simbol bahwa acara Hang Gliding Competition ke 4 tahun 2018 ini resmi dibuka.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melepas merpati dalam peresmian kejuaraan dirgantara/Gantolle di landasan take off Gunung Telomoyo, Kamis (13/09/2018)

Dalam kesempatan kali ini Ganjar Pranowo sangat mengapresiasi terpilihnya Telomoyo yang memang memiliki pemandangan yang indah sebagai tempat diadakannya kompetisi yang tidak hanya dihadiri oleh peserta dari seluruh Indonesia tetapi juga peserta dari luar negeri.

"Potensi wisata Telomoyo ini sangat bagus sekali dengan adanya event - event seperti ini. Jadi bisa dikembangkan tidak hanya untuk sport tetapi juga untuk tourism. Apalagi event seperti ini pesertanya tidak hanya dari seluruh Indonesia tetapi juga dari luar negeri, jadi sangat berpotensi untuk dikembangkan kedepannya," papar Ganjar saat ditanya awak media perihal potensi wisata Telomoyo.

Hiroshi Suzuki, peserta dari Jepang mengatakan bahwa Telomoyo sangat bagus, lebih bagus daripada tempat hang gliding di Jepang ketika ditanya Gubernur perihal Telomoyo. Senada dengan rekan satu teamnya dari negeri Sakura, Kazuyoshi Nishimura yang merupakan murid dari Hiroshi Suzuki mengatakan bahwa dia senang bisa berkesempatan mengikuti hang gliding competition di Telomoyo yang memang memiliki pemandangan yang indah

"Beautiful, better than Japan," ungkapnya pada Ganjar Pranowo.

Lain halnya dengan peserta asal Jawa Timur, Abdul Mustofa, yang mengatakan bahwa kendala di Telomoyo ini adalah jalan yang rusak.

"Tempatnya bagus Pak, sebenernya teman - teman banyak yang mau ikut kesini. Tapi fasilitas jalannya yang rusak, jadi kalau bisa tolong diperbaiki, Pak," ungkapnya saat ditanya oleh Ganjar Pranowo.

Ganjar Pranowo pun berjanji bahwa tahun depan jalan di Telomoyo akan diperbaiki sehingga kedepannya event ini bisa diikuti oleh lebih banyak peserta baik dari dalam maupun luar negeri. (Fera/Red)