Monday, October 22, 2018, 10/22/2018 12:34:00 PM WIB
Last Updated 2018-10-22T05:36:17Z
NEWSPERISTIWA

Basarnas Cilacap Kembali Evakuasi Nelayan Tenggelam di Perairan Selatan Pantai Srandil

Advertisement
Evakuasi jenazah korban oleh Basarnas Pos SAR Cilacap dan Tim SAR Gabungan menuju RSUD Cilacap, Senin (22/10/2018). (Foto: dok. Basarnas Cilacap)

Cilacap, Beritaglobal.net - Seorang  nelayan kembali dilaporkan hilang di perairan Selatan Pantai Srandil Kabupatan Cilacap dan berhasil di temukan oleh tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia, Senin (22/10/2018).

Berdasar data diterima dari Koordinator Basarnas Pos SAR Cilacap Mulwahyono kepada beritaglobal.net, Senin (22/10/2018), nelayan yang hilang dan ditemukan pagi ini adalah Timan (53), asal Gombolharjo, Slarang, Kabupaten Cilacap.

Dalam keterangan tertulisnya, Mulwahyono mengungkapkan bahwa peristiwa tenggelamnya korban bermula saat kapal motor dengan tiga person on boad (POB) berangkat pada hari Jum'at (19/10/2018) lalu, untuk melakukan tawur jaring di perairan Selatan Srandil Cilacap, namun nahas, kapal di hantam gelombang besar yang mengakibatkan kebocoran di lambung kapal dan menyebabkan kapal motor tersebut tenggelam. Dua korban berhasil selamat dengan cara mengambang mengunakan jery can (jerigen) ikan dan satu hilang.

"Kejadian ini bermula saat korban bersama dua orang rekannya, menggunakan sebuah kapal motor untuk melakukan tawur jaring di perairan Selatan Srandil, pada hari Jumat (19/10/2018) lalu, tiba - tiba kapal mereka dihantam ombak besar hingga menyebabkan lambung kapal bocor dan akhirnya tenggelam. Korban hilang ditelan ombak, sementara dua rekannya selamat dengan mengapung menggunakan jerigen ikan," kata Mulwahyono.

Kemudian dari peristiwa tersebut, dilakukan pencarian korban di perairan Selatan Srandil, setelah empat hari pencarian, akhirnya korban ditemukan mengapung, Senin (22/10/2018) pagi sekira pukul 07.20 WIB, di Selatan perairan PLTU Buton Cilacap.

"Setelah di lakukan pencarian Basarnas Pos SAR Cilacap dan tim SAR gabungan yang terdiri dari Satpol Air, TNI AL, RAPI, TPKL Cilacap, selama empat hari dengan mengunakan perahu jukung katir, korban berhasil di temukan di Selatan perairan PLTU Buton Cilacap, selanjutnya korban di bawa ke RSUD Cilacap," tandas Mulwahyono. (Fera Marita/Red)