Thursday, October 18, 2018, 10/18/2018 09:26:00 AM WIB
Last Updated 2018-10-18T03:00:19Z
LINGKUNGAN HIDUPNEWSTNI & POLRI

Dandim 0714/Salatiga: 1 Unit Helikopter Diperbantukan Dalam Proses Pemadaman Karhutla TNG Merbabu Untuk Pantau Penyebaran Titik Api

Advertisement
Letkol Inf Prayoga Erawan bersama dengan personel TNI dari Kodim 0714/Salatiga dan didampingi koordinator lapangan Tim SAR Gabungan Kabupaten Semarang, meninjau area karhutla TNGM dari Dusun Tekhelan, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Rabu (17/10/2018). (Foto: Pendim 0714/Salatiga)

Ungaran, Beritaglobal.net - Komandan Kodim 0714/Salatiga sekaligus sebagai Komandan Satuan Tugas Pemadaman Karhutla TNGM Gunung Merbabu, Letkol Inf Prayoga Erawan, pimpin Apel Pengecekan pemadaman Kebakaran Hutan Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGM), tepatnya di Dusun Tekhelan, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Rabu (17/10/2018) pagi.

Disampaikan oleh Penerangan Kodim 0714/Salatiga Pelda W. Yudha W, kepada beritaglobal.net, Kamis (18/10/2018) pagi, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan TNGM sejak 14 Oktober 2018 lalu. Adapun penyebab karhutla di TNGM, diduga berasal dari lokasi pertanian yang berada di bawah lereng Gunung Merbabu, musim kemarau yang panjang disertai angin kencang membuat api yang membakar semak yang kering dengan cepat menyebar di lokasi Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGM).

Sulitnya medan yang dilalui membuat warga masyarakat sekitar dibantu Aparat TNI dari Kodim 0714/Salatiga dan Polri serta Tim SAR Gabungan Kabupaten Semarang, memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya dan juga menggunakan jalur pipa saluran air milik warga.

Tim gabungan dari TNI, Polri, Pemadam Kebakaran, Satpol PP, Tim SAR Gabungan Kabupaten Semarang, warga sekitar karhutla, dan relawan dari komunitas pecinta lingkungan dalam upaya pemadaman api di kawasan TNGM.

"Medan lereng Gunung Merbabu yang terjal, membuat TNI, Polri dan tim SAR Gabungan Kabupaten Semarang, turut serta dalam proses pemadaman karhutla di TNGM," kata Pelda Yudha kepada beritaglobal.net.

Sementara itu, senada dengan Pelda W. Yudha, Komandan Koramil 03/Getasan Kodim 0714/Salatiga Kapten Inf Hermanus, menyampaikan bahwa Koramil 03/Getasan secara intens turut serta dalam proses pemadaman api dan setiap diskusi pembentukan satgas pemadaman.

"Kami terus memantau dan turut serta dalam proses pemadaman api bersama para relawan dan tim gabungan pemadaman api, selain itu, kami juga ikut aktif dalam setiap perencanaan satgas penanggulangan Karhutla dibawah arahan Dandim," kata Kapten Inf Hermanus.

Kapten Inf Hermanus dalam aktifitasnya memadamkan api di TNGM
Adapun petugas pemadaman kebakaran (TNGM) terdiri dari tim relawan antara lain, Kodim 0714/Salatiga sebanyak 20 orang, Masyarakat Dusun Macanan sebanyak 25 orang, Masyarakat Dusun Tekelan sebanyak 12 orang, Masyarakat Dusun Gedong sebanyak 11 orang, Masyarakat Dusun Ngaduman sebanyak 40 orang, Masyarakat Dusun Ngelo sebanyak 21 orang, TNGMB sebanyak 13 orang, MPA : 14 orang, Manggala Agni 1 orang, Damkar Kabupaten Semarang sebanyak 12 orang, Dalmas Polres Semarang sebanyak 8 orang, Satpol PP Kabupaten Semarang sebanyak 3 orang dan 3 orang relawan dari Pinues serta RAPI.

"Dalam pelaksanaan pemadaman kebakaran api di Gunung Merbabu selain dengan menggunakan alat tradisional atau seadanya. Juga dibantu 1 Unit Helikopter untuk memantau penyebaran api dari udara. Karhutla Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGM) di Desa Tekhelan, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, diperkirakan telah mencapai luas kurang lebih 400 hektar," imbuh Pelda W. Yudha.

Tidak ada korban Jiwa pada musibah karhutla yang terjadi di TNGM ini. Namun untuk menghindari jatuhnya korban jiwa dan demi keamanan, untuk sementara jalur pendakian dilereng Gunung Merbabu ditutup untuk sementara waktu sampai api dapat dipadamkan seluruhnya. (Fera Marita/Pendim0714)