Kebakaran Melanda 4 Bagian Lereng Gunung Andong Dan Menewaskan Seorang Relawan -->

code ads


Kebakaran Melanda 4 Bagian Lereng Gunung Andong Dan Menewaskan Seorang Relawan

Saturday, October 6, 2018
Almarhum Ikhsan Nurrohim, relawan tewas saat membantu memadamkan kebakaran di Gunung Andong, Sabtu (06/10/2018)

Magelang, beritaglobal.net - Kebakaran area hutan kembali terjadi di Lereng Gunung Andong sebelah barat dan sebelah selatan, tepatnya diatas Dusun Jogoyasan, Desa Jogoyasan, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, Sabtu (06/10/2018) pagi sekira pukul 05.30 WIB.

Berdasar pada keterangan Kepala Desa Girirejo, Slamet Riyadi (43) kepada beritaglobal.net, Sabtu (06/10/2018) sore, pada pukul 05.30 WIB terpantau titik api di kawasan lereng Gunung Andong oleh seorang warga Dusun Gogik, namun oleh warga tersebut hanya dikira ada warga yang membakar sampah dan ditunggui.

"Api sudah terpantau sejak pukul 05.30 WIB, oleh seorang warga dari Dusun Gogik, dirinya mengira bahwa itu adalah aktifitas warga yang membakar sampah dan ditunggui," kata Slamet Riyadi.

Salmet Riyadi selanjutnya menjelaskan detail perkembangan kebakaran kawasan hutan Gunung Andong yang menewaskan seorang relawan bernama Ikhsan Nurrohim (18), warga Dusun Gogik, Desa Girirejo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang.

"Pada pukul 11.00 WIB, warga memantau titik api semakin membesar, hal ini mendorong warga Dusun Gogik di Base Camp Giri Dwipa, naik ke lokasi untuk melakukan penanganan pemadaman api di lereng sebelah barat," imbuh Slamet.

"Kurang lebih 40 personil termasuk korban, saudara Ikhsan Nurrohim, sementara itu di lereng sebelah selatan terpantau titik api rembetan dari titik api awal. Sehingga terdapat 4 titik api di lereng sebelah barat, selatan, dan puncak Gunung Andong," kata Salamet Riyadi memaparkan kondisi Gunung Andong yang terbakar.

Slamet Riyadi kemudian memperkirakan area Gunung Andong yang terbakar kurang lebih seluas 2 hektar lahan dan menewaskan seorang relawan dari Dusun Gogik bernama Ikhsan Nurrohim.

"Area Gunung Andong yang terbakar seluas lebih kurang 2 hektar, dan menewaskan seorang relawan, yang diduga kelelahan serta kekurangan oksigen saat perjalanan penanganan kebakaran," kata Slamet Riyadi.

"Korban sempat dievakuasi oleh teman -temannya menuju Polindes Girirejo dan dirujuk ke Puskesmas Ngablak. Namun sesampainya di Puskesmas, korban sudah dinyatakan meninggal dunia," jelas Slamet Riyadi.

Slamet menandaskan, pemadaman api dilanjutkan dengan cara manual melibatkan lebih kurang 80 personil terdiri dari warga Dusun Gogik, Base Camp Sawit, Sarda Jateng, Base Camp Giri Dwipa, dan relawan.

"Pemadaman dilanjutkan oleh tim gabungan dengan kekuatan lebih kurang 80 orang personel dari warga Dusun Gogik, Base Camp Sawit, Sarda Jateng, Base Camp Giri Dwipa, dan relawan," tandas Slamet.

Api dapat benar - benar dipadamkan sekira pukul 17.40 WIB, oleh tim gabungan. (Ady Prasetyo/Eko Triono).