Thursday, November 15, 2018, 11/15/2018 12:42:00 PM WIB
Last Updated 2018-11-15T05:42:37Z
LIFESTYLENEWS

25 Ibu - Ibu PKK Ikuti Pelatihan Produksi Kerupuk Tanpa Borax

Advertisement
Jalannya pelatihan pembuatan kerupuk aneka rasa tanpa Borax di aula rumah dinas Walikota Salatiga, Jalan Diponegoro No. 1, Salatiga, Kamis (15/11/2018). (Foto: Dok. Khamim)

Salatiga, Beritaglobal.net - Sebanyak 25 ibu - ibu perwakilan PKK se Kota Salatiga antusias mengikuti pelatihan keterampilan produksi kerupuk aneka rasa tanpa borax, di aula rumah dinas Walikota, Jalan Diponegoro No. 1 Salatiga, Kamis (15/11/2018).

Pelatihan ini merupakan bagian dari pengembangan pendidikan kecakapan hidup (PKH) yang diselenggarakan oleh unit pelaksana teknis daerah (UPTD) satuan pendidikan non formal sanggar kegiatan belajar (SPNF SKB) Dinas Pendidikan Kota Salatiga dengan sasaran PKK seluruh kelurahan di Salatiga.

Panitia kegiatan dari SPNF SKB Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Lestariningtyas kepada Berita Global mengungkapkan, kegiatan tahunan ini bertujuan untuk mengembangkan kecakapan masyarakat khususnya ibu-ibu rumah tangga sehingga diharapkan akan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya.

"Keterampilan produksi kerupuk ini adalah salah satu kegiatan pelatihan dari program kami yang berlangsung sejak tanggal 13 Nopember lalu yang diikuti oleh 23 ibu perwakilan PKK kelurahan dan dua ibu dari PKK kota. Pelatihan berikutnya adalah keterampilan produksi kue kering tanggal 19 hingga 21 Nopember, dilanjutkan pelatihan keterampilan akrilik dan hantaran pengantin pada tanggal 22 dan 23 Nopember," terang Latriningtyas.

Untuk keterampilan produksi kerupuk aneka rasa ini, SPNF SKB mendatangkan pelatih khusus pengrajin kerupuk tanpa borax satu-satunya di Salatiga, produsen kerupuk Sae Roso Pulutan, Khomisun.

Salah satu peserta pelatihan, Suprihatin dari PKK Kelurahan Randuacir mengaku sangat senang dengan adanya pelatihan keterampilan ini. Disamping membuka wawasan baru, pelatihan ini memotivasinya untuk membuka peluang meningkatkan tingkat ekonomi keluarganya.

"Senang sekali. Setelah ini saya akan mencoba mempraktekkannya sendiri di rumah dan berbagi dengan anggota PKK di Kelurahan Randuacir," ujarnya. (*)


Penulis: Khamim
Editor: Fera Marita