Saturday, November 10, 2018, 11/10/2018 04:37:00 PM WIB
Last Updated 2018-11-10T09:37:57Z
LIFESTYLELINGKUNGAN HIDUP

K-BAYA Komunitas Bunda Berdaya Salatiga, Mengembangkan Hoby Menjadi Bisnis Rumahan

Advertisement
Yunita Ikawati, M.Pd., saat memberi paparan kepada Anggrek Lovers Salatiga, Sabtu (10/11/2018). 

Salatiga, Beritaglobal.net - Dinas Pertanian Kota Salatiga, telah resmi membentuk dan meluncurkan (Launching) komunitas ibu - ibu rumah tangga yang tergabung dalam Anggrek Lovers Salatiga, Sabtu (03/11/2018) pekan lalu.

Launching Komunitas Bunda Berdaya (K-BAYA) Salatiga diselenggarakan di Saffana Orchids Salatiga, dihadiri lebih kurang 50 orang peserta dan dihadiri langsung oleh Musta'in selaku Kepala Dinas Pertanian Kota Salatiga.

Berdasar data diterima beritaglobal.net dari Ketua K-BAYA Salatiga sekaligus pemilik Saffana Orchids Salatiga, Yunita Ikawati, M.Pd., Sabtu (10/11/2018), dalam sambutannya, Musta'in menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada para ibu - ibu Anggrek Lovers Salatiga yang telah menginisiasi acara tersebut. Kadinas Pertanian sangat mengharapkan aksi nyata dan konsistensi K-BAYA sebagai salah satu komunitas yang dapat menjadi sarana silaturahmi dan persaudaraan yang berbasis hoby.

“Tidak kalah pentingnya adalah dari hoby itu juga bisa jadi bisnis yang sangat membantu ekonomi keluarga,” tuturnya.

Musta'in juga menegaskan bahwa Dinas Pertanian sangat mendukung dan mensupport kegiatan K-BAYA serta memberikan pendampingan lebih lanjut, asalkan K-BAYA siap menunjukkan aksi nyata dan konsistensinya di berbagai kegiatan selanjutnya. Pada masa - masa mendatang, Dinas Pertanian Salatiga juga akan melibatkan K-BAYA  dalam berbagai event yang berhubungan dengan pertanian.

Acara Launching K-BAYA yang diselenggarakan di Saffana Orchids Salatiga dilanjutkan dengan ngobrol santai seputar budidaya angggrek. Ngobrol sangai tersebut diisi oleh Yunita Ikawati, M.Pd., yang juga Ketua K-BAYA Salatiga. Dalam sesi tersebut, Yunita memberikan pengantar terkait anggrek, mulai dari mengenal anggrek, media tanam, cara menanam sampai pada problematika merawat anggrek.

Yunita juga menegaskan bahwa agenda tersebut akan ditindaklanjuti dengan kelas anggrek yang berkelanjutan dengan kurikulum yang sudah disiapkan. Di samping itu K-BAYA juga akan memberikan pelatihan - pelatihan lainnya, seperti pembuatan POC, tabulampot, hidroponik, serta mengubah hoby menjadi bisnis yang menggiurkan.

Peserta yang hadir sangat antusias selama mengikuti acara tersebut. Seorang guru dari Ambarawa pun sangat berterimakasih dan kembali akan  bersemengat menekuni anggrek. Ada juga seorang ibu yang datang karena memiliki 100 anggrek peninggalan ibunya, mati karena tidak terawat, setelah ikut hadir dalam acara tersebut menjadi bersemangat kembali untuk merawat anggrek tersebut.

Mereka berharap setelah acara ini dilanjutkan dengan pelatihan lainnya seputar anggrek dan lainnya untuk meningkatkan motivasi dan semangat dalam mengembangkan hoby dan bisnis keluarga. Sepulang dari acara tersebut para peserta mendapatkan oleh - oleh bibit anggrek hasil latihan menanam anggrek yang mereka praktikkan. (Fera Marita)