Apa Salahku, Sehingga Tubuh Mungilku Kau Campakkan -->

code ads

Apa Salahku, Sehingga Tubuh Mungilku Kau Campakkan

Wednesday, January 23, 2019
Bayi laki - laki yang ditemukan oleh Slamet Ramelan, dibelakang rumah Heri, warga RT 04 RW 05 Dusun Pundan, Desa Kebondowo, Kecamatan Banyubiru, Rabu (23/01/2019) malam, berada dalam dekapan Bidan Sri Harti setelah diperiksa kesehatannya. (Foto: Dok. Humas Polres Semarang)

Ungaran, beritaglobal.net - Tubuh mungilnya belum kuat untuk menerima kenyataan bahwa kehadirannya tidak diinginkan. Bisa saja baru hitungan jam, usia bayi mungil ini, saat ditemukan oleh Slamet Ramelan (47) dan Iwin Resmawati (41), di tepi jalan di belakang rumah Heri, warga Dusun Pundan RT 04 RW 05, Desa Kebondowo, Kecamatan Banyubiru, Rabu (23/01/2019) malam.

Saat dikonfirmasi beritaglobal.net perihal peristiwa penemuan bayi tersebut, Kasubbag Humas Polres Semarang AKP Teguh Susilo Hadi, membenarkannya. Selanjutnya, AKP Teguh menyampaikan kronologi keberadaan bayi tersebut pertama kali diketahui oleh Slamet Ramelan (47), warga setempat saat melintas di Jalan Desa Jrakah.

"Benar, telah ditemukan bayi berjenis kelamin laki - laki oleh saudara Slamet Ramelan (47), warga RT 04 RW 05 Dusun Pundan, Desa Kebondowo, Kecamatan Banyubiru, saat melintas di jalan Jrakah tepatnya dibelakang rumah bapak Heri, pada Rabu (23/01/2019) malam, sekitar pukul 23.00 WIB," ungkap AKP Teguh.

Pasca penemuan tersebut, Slamet yang saat itu berdua bersama Iwin Resmawati, kemudian membawa bayi malang tersebut ke rumah Ahmad Yani selaku Kepala Desa Kebondowo. Dan kemudian dibawa ke kediaman Sri Harti selaku Bidan Desa Kebondowo.

"Setelah menemukan bayi malang tersebut, saudara Slamet bersama Iwin, membawa bayi itu, ke rumah Kepala Desa. Bersama - sama kepala desa, kemudian bayi tersebut diantar ke Bidan Desa, untuk pemeriksaan serta perawatan awal. Pada saat diperiksan oleh Bidan Sri Harti, diketahui berat bayi laki - laki itu 3,2 Kg dengan panjang tubuh 50 cm," imbuh AKP Teguh.

"Pada saat ditemukan pertama kali oleh saudara Slamet, tali pusat bayi laki - laki tersebut masih menempel diperutnya, dengan hanya dibungkus kain dan ari - ari yang masih segar di dekat tubuh bayi malang tersebut," jelas AKP Teguh.

Sesaat setelah menerima laporan dari warga perihal penemuan bayi, personel piket dari unit reskrim, kepala SPKT Polsek Banyubiru dan Bhabinkamtibmas Desa Kebondowo, segera datang ke lokasi, untuk melakukan oleh tempat kejadian perkara serta melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui siapa sebenarnya ibu atau pembuang bayi malang tersebut.

"Saat ini tengah dilakukan penyelidikan oleh unit reskrim Polsek Banyubiru, untuk mengungkap siapa orang tua bayi tersebut dan untuk mengungkap siapa yang telah meletakkan bayi tersebut di tepi jalan. Kami juga telah mengkoordinasikan perihal penemuan bayi ini ke Dinas Sosial Kabupaten Semarang, untuk perawatan bayi lebih lanjut," tandas AKP Teguh Susilo Hadi. (Fera Marita/Agus S)