Kesan Alumni SMEA PEMDA Pada Jargon 'Kalau Nggak Ada Kamu Nggak Ramai' Terbawa Hingga 36 Tahun Lamanya -->

code ads

Kesan Alumni SMEA PEMDA Pada Jargon 'Kalau Nggak Ada Kamu Nggak Ramai' Terbawa Hingga 36 Tahun Lamanya

Saturday, January 19, 2019
Kebersamaan alumni SMEA PEMDA angkatan tahun 1981/1982 dalam gelaran reuni ke 3 tahun 2018, di Kebon Raja Resto, Ungaran, (30/12/2019). (Foto: Edi) 

Ungaran, beritaglobal.net
- Kesan mendalam masih tertanam oleh para alumni SMEA PEMDA angkatan tahun 1981/1982, akan masa - masa sekolah. SMEA PEMDA yang berdiri sejak tahun 1968 saat ini telah berganti nama menjadi SMK Widya Praja Ungaran.

Kepada beritaglobal.net, Sabtu (19/01/2019), salah satu alumni termuda  SMEA PEMDA angkatan 1981/1982, Edi Puji Siswanto, menyampaikan, "Saya sangat berkesan dengan acara reuni alumni beberapa waktu lalu, di sini Kebun Raja Resto.  Karena saya merasa dahulu ketika di didik, terbiasa bercanda bercengkrama dan bersenda gurau, tapi tanpa disadari keadaan itu berubah karena kami harus menentukan masa depan yaitu bekerja dan berpindah tempat," ungkapnya seraya mengenang acara reuni pada 30 Desember 2018 lalu.

Dirinya sangat terkesan dengan masih kompaknya ikatan alumni angkatan 1981/1982, sehingga membuatnya mencoba menggali memory kebersamaan di tempat mereka mengadakan reuni, di saat santap siangnya bersama keluarga di Kebun Raja Resto, Jalan Soekarno - Hatta, Km. 25 No. 8, Ungaran.

"Nah dengan adanya acara reuni beberapa pekan lalu, menggali lagi memory saya bersama teman - teman lama, dan sekarang saya coba ingat ditempat ini lagi bersama keluarga, semoga kebersamaan kami tetap terjaga seperti dulu dengan juga masuknya anggota baru yaitu anggota keluarga masing - masing," imbuh Edi dan menunjukkan foto - foto sewaktu acara reuni.

Tertarik akan cerita Edi akan sejarah ikatan alumni SMEA PEMDA, saat dikonfirmasi beritaglobal.net secara terpisah, Bambang Setiyanto sebagai Ketua Paguyuban mengisahkan pula bahwa SMEA PEMDA baru saja mengadakan reuni mereka 30 Desember 2018 lalu, yang dihadiri oleh 61 orang alumni. Dimana reuni tersebut adalah telah kali ketiga, yang sebelumnya pernah diadakan tahun 2016 dan tahun 2017, namun yang hadir hanya sekitar 25 orang.

"SMEA PEMDA mempunyai perhimpunan yang disingkat PATAS, Paguyuban Anak Top Alumni SMEA PEMDA 81/82. Paguyuban ini bertugas menghimpun, mengumpulkan teman - teman yang tidak pernah ketemu sehingga bisa nyambung lagi dan ketemu lagi," tandasnya.

Bambang kemudian menyampaikan bahwa salah satu guru bernama yang pada saat dirinya menimba ilmu sebagai tenaga pengajar mata pelajaran PMP (Pendidikan Moral Pancasila) kini Pendidikan Kewarganegaraan, Soekamto, B.A., masih terkesan dengan kekompakan para alumni anak didiknya.

"Angkatan ini (angkatan 1981/1982-red) adalah angkatan yang paling membahagiakan, karena kekompakannya. Dan harapan saya kedepannya ya tidak berubah, tetap kompak dalam silaturahmi dan semoga kekompakan yang tetap terjaga mendatangkan kebaikan dan rejeki yang barokah, amin," ungkap Bambang menirukan ucapan Soekamto kala itu.

Para tenaga pengajar SMEA PEMDA era tahun 1981/1982

Saat ditanyakan adakah guru lain yang hadir, Bambang kemudian memberikan catatan dari Ketua Panitia reuni yang diemban oleh Suryanto, bahwa hadir pula dalam reuni ke 3 waktu itu Hartanto (dahulu mengampu mapel Matematika), Tri Murti (dahulu mengampu mapel Ekonomi), dan mantan Kepala Sekolah di era angkatan 1981/1982 yaitu, H. Usman Hadi.

Bambang kemudian menandaskan, "Selain mengedepankan kekompakan, dan persaudaraan, setelah 36 tahun berpisah dari SMEA PEMDA, angkatan ini juga sukses mencetak siswa - siswinya menjadi insan yang membanggakan, diantara mereka ada yang sukses sebagai pengusaha, ada pula yang sukses sebagai abdi negara," tandas Bambang. (Vitri/Fera)