KTT Margoraharjo Terima Predikat KTT Andalan -->

code ads

KTT Margoraharjo Terima Predikat KTT Andalan

Wednesday, January 9, 2019
Ketua KTT Margoraharjo Empat Slumut Suratno, menyerahkan potongan tumpeng kepada Lurah Kumpulrejo Eska Bayu Sukmawan, dalam acara tasyakuran hari jadi ke - 20 KTT Margoraharjo Empat, Rabu (09/01/2019). (Foto: istimewa/Khamim)

Salatiga, beritaglobal.net - Kelompok Tani Margoraharjo Empat Slumut, Kelurahan Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga menerima predikat sebagai kelompok tani ternak andalan dari Provinsi Jawa Tengah. Karena itu, kelompok tani yang memiliki 142 ekor sapi ini direncanakan akan diikutkan dalam lomba kelompok tani tingkat nasional mewakili Jawa Tengah.

Kabar menggembirakan itu disampaikan Ketua RW 03 Kumpulrejo, Ahmadi dalam tasyakuran hari jadi ke 20 Kelompok Tani Margoraharjo Empat Slumut, Rabu (9/01/2019). Hadir dalam acara tersebut, Walikota Salatiga H Yuliyanto, jajaran Muspika Kecamatan Argomulyo, Kabid Peternakan Dinas Pertanian Kota Salatiga, Lurah Kumpulrejo dan masyarakat RW 03 Slumut Kumpulrejo.

"Sampai saat ini kami masih bertanya-tanya heran kenapa kami diberi predikat kelompok tani ternak andalan oleh Provinsi Jawa Tengah, sedangkan kami merasa masih biasa-biasa saja tidak ada yang pantas diunggulkan," ujar Ahmadi.

Jika dilihat dari beberapa prestasi yang diraih oleh Kelompok Tani Ternak (KTT) Margoraharjo Empat Slumut, penganugerahan sebagai kelompok tani ternak andalan oleh Provinsi Jawa Tengah pada 15 Nopember 2018 lalu itu cukup beralasan. Dimulai pada tahun 2006, mereka meraih juara 1 KTT tingkat Kota Salatiga. Prestasi yang sama kembali diraihnya pada tahun 2010 dan tahun 2012, kemudian juga juara 1 pada lomba KTT tingkat Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2017.

Tidak hanya menekuni budi daya sapi perah, KTT Margoraharjo Empat Slumut ini juga dinilai sukes dalam pembuatan pakan tambahan (konsentrat), penanaman rumput gajah Taiwan, rumput molato dari Australia, silase (pengawetan rumput untuk persediaan saat musim kemarau) hingga pembuatan es krim berbahan dasar susu murni.

"Memang, dibanding KTT lain, kami dua langkah lebih maju. Dimana, kami punya pakan konsentrat sendiri dan sudah mencoba membuat silase," tandas Ahmadi yang mengaku bisa menghasilkan susu sebanyak 498 liter per hari.

Sementara, Lurah Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo, Eska Bayu Sukmawan memberikan apresiasi atas prestasi yg di terima KTT Margoraharjo Empat Slumut. Ia berharap prestasinya dapat bertambah maju serta dapat di jadikan tauladan bagi kelompok tani lain di wilayah Kelurahan Kumpulrejo.

"Beberapa pretasi yang diraih ini merupakan hasil belajar  dari beberapa wilayah yg telah maju lebih dulu. Selain dibina dari Dinas Pertanian, KTT Margoraharjo juga dibina oleh Dinas Lingkungan Hidup, Balai Penelitian Pakan Bekasi Jawa Barat yang berkaitan pembuatan pakan konsentrat, Balai Penelitian Pakan Provinsi Jawa Tengah dan dari IDEA New Zeland," papar Bayu.

Walikota Salatiga, H. Yuliyanto dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada KTT Margoraharjo Empat Slumut. Dikatakannya, Pemkot Salatiga hanya bisa memfasilitasi dan memberi dukungan terkait dengan kesehatan sapi, sehingga Dinas Pertanian bisa menjadi partner dalam menjalankan rutinitas setiap hari.

"Diharapkan keberadaan KTT ini bisa diwariskan serta bisa menumbuhkan ekonomi masyarakat. Di sini, kebersamaan dan gotong royong menjadi nilai yang tak bisa diganti dengan apapun," pesan Walikota. (Khamim)