Penuhi Target Pada Pileg 2019, Teddy : Kita Harus Kerja Keras dan Saling Gotong Royong! -->

code ads

Penuhi Target Pada Pileg 2019, Teddy : Kita Harus Kerja Keras dan Saling Gotong Royong!

Sunday, January 20, 2019
Konsolidasi DPC PDIP Salatiga di rumah Marhaen, Jalan Merak, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, Minggu (20/01/2019). (Foto: istimewa/ASB)

Salatiga, beritaglobal.net - Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif, pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI, sudah memasuki tahapan kampanye. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), sebagai salah satu partai peserta pemilu, mulai merapatkan barisan kader untuk pemenangan pemilu 2019.

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Salatiga, sebagai salah satu motor penggerak partai di wilayah Jawa Tengah, mulai intensif dalam memberikan pembekalan kepada para kader militannya. Hal ini tampak pada acara Konsolidasi Pemenangan Pemilu Legislatif dan Presiden, yang dihadiri oleh caleg dan kader DPC PDIP Salatiga pada Minggu (20/01/2019), siang di Balai Marhaen, Jalan Merak, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga.

Kader dan caleg PDIP Salatiga yang hadir dalam acara Konsolidasi Pemenangan Pemilu Legislatif dan Presiden 2019. (Foto: Dok. istimewa/ASB)
Ketua DPC PDIP Salatiga yang juga sebagai Ketua DPRD Kota Salatiga M. Teddy Sulistio, S.E., kepada beritaglobal.net menyampaikan bahwa, "Ini adalah konsolidasi dan paparan hasil survey kerja politik kita," ungkap Teddy disela acara konsolidasi.

Teddy juga menyampaikan bahwa konsolidasi ini juga lebih memantapkan rasa gotong royong hingga ke kader PDIP level paling bawah.

"Kami mengkonkritkan pola gotong royong, yang harus dibumikan bukan hanya di awang - awang. Kami memfasilitasi kepada semua caleg, sehingga kemenangan partai kemenangan bersama, kemenengan Pak Jokowi kemenangan bersama," jelas Teddy.

Saat ditanyakan tentang adanya acara penandatanganan MoU pemenangan pemilu oleh para Calon Legislatif, Teddy menyampaikan bahwa, "Hal ini adalah untuk memberi pemahaman pada seluruh kader dan caleg bahwa inilah gotong royong yang tidak berhenti setelah 17 April 2019 saja. Tidak seperti beli bawang, selesai transaksi putus, ke depan masih banyak hal lagi yang harus dimenangkan, seperti pilkada, pembangunan kantor DPC baru dan regenerasi partai," ujarnya.

Pentingnya gotong royong dari semua kader dan caleg PDIP adalah untuk lebih meringankan mencapai target dari Dewan Pimpinan Pusat, bahwa capaian kursi di DPRD Kota Salatiga sejumlah 10 kursi dan semua caleg di DPRD Provinsi Jateng, DPD serta DPR RI dapat berhasil.

"Dari DPP, kami dapat proyeksi 10 kursi untuk Kota Salatiga. Kami optimis dan minimal 9 Kursi, serta dengan gotong royong ini untuk lebih memantapkan capaian suara di tingkat Provinsi, DPD dan DPR RI. Semua disonggo bareng, dan saya sampaikan ke mbak Tika serta mas Vino yang datang hari ini di Salatiga, kalau tandeman harus serius. Gotong royong kita bumikan untuk meringankan beban bersama, selain tentu saja kita semua harus kerja keras untuk mencapainya," imbuhnya.

Adanya beberapa caleg yang masuk dalam proses pemilu di Kota Salatiga, dimungkinkan timbul gesekan antar kader PDIP di lapangan. Namun gesekan yang terjadi adalah untuk membuktikan bahwa kader PDIP militan serta bekerja untuk pemenangan pemilu 2019.

"Gesekan itu pasti terjadi, contohnya ada dua diagram, pasti ada singgungan antara dua garisnya, kalau ndak ada gesekan berarti kader saya tidur, tidak kerja," tandas Teddy. (Agus S/Fera M)