Paguyuban Purnawirawan Armed 11/Guntur Geni: Tetap Jalin Sinergi Meski Sudah Purna Bhakti -->

code ads

Paguyuban Purnawirawan Armed 11/Guntur Geni: Tetap Jalin Sinergi Meski Sudah Purna Bhakti

Saturday, February 9, 2019
Sosok Peltu (purn) Riyanto, selaku Ketua Paguyuban Purnawirawan TNI Yon Armed 11/Guntur Geni, Magelang, di Poskopis, Dusun Mejing 4, Pisangan, Candi Mulyo, Magelang, Minggu (10/02/2019). (Foto: Dok. ist./ADP-EKT)

Magelang, beritaglobal.net - Rasa kebersamaan selama masih aktif bertugas di kesatuan TNI Armed 11/Guntur Geni, Magelang, masih tetap melekat pada puluhan Purnawirawan TNI dari satuan Armed 11/Guntur Geni. Pasalnya, mereka secara secara rutin menjalin tali silaturahim dan lakukan bhakti sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Paguyuban Purnawirawan TNI Armed 11/Guntur Geni Magelang, Peltu (Purn) Riyanto (58), bahwa kegiatan ini berjalan sudah selama puluhan tahun dengan keanggotaan aktif saat ini mencapai lebih kurang 90 orang, yang berasal dari berbagai daerah seperti Yogyakarta, Temanggung, dan khususnya Magelang.

"Untuk setiap kegiatan pertemuan ini, kita yang pertama menjalin silaturahim dan saling berbagi pengalaman serta keluh kesah setelah kami purna tugas. Selain itu, ajang ini juga kita isi dengan tausiah/pengajian dan kita manfaatkan untuk acara bhakti sosial dengan masyarakat umum," terangnya saat ditemui beritaglobal.net di Poskopis, Minggu (10/02/2019).

Ditambahkan oleh Peltu (Purn) Riyanto, bahwa Poskopis adalah kependekan dari Pos Komando Pisangan, yang beralamat di Dusun Mejing 4 (Kalibening), Pisangan, Candi Mulyo, Kabupaten Magelang. Poskopis sendiri, merupakan donasi dari salah satu anggota paguyuban.

Disejarahkan singkat oleh Riyanto, "Paguyuban ini berdiri sejak tahun 1989, dan sempat mengalami maju mundur. Namun kegiatan sosial masih berjalan hingga sekarang karena sejak tahun 2001 kita aktif melakukan pertemuan rutin tiap bulan. Nama Guntur Geni sendiri kita ambil untuk mengenang satuan tugas kami dahulu, hingga kini kita juga masih tetap menjalin sinergi dengan anggota TNI aktif dan semua kalangan," terang purnawirawan yang menyelesaikan masa baktinya pada tahun 2013 lalu.

Dalam kesempatan ini hadir pula Danyon Armed 11 beserta beberapa anggota untuk mengikuti acara yang diselenggarakan tiap dua bulan sekali, dalam sambutanya Danyon Armed 11/7 6/GG/1/2 Kostrad Letkol Arm. Asep Ridwan, S.H., M.Han. menyampaikan, apresiasinya pada Serka (Purn) Sudjiarto yang telah memberikan sumbangan Posko bagi para purnawirawan TNI Yon Armed 11/Guntur Geni, Magelang.

"Saya sangat berterima kasih, atas undangan di pertemuan ini. Saya bangga dengan para senior saya ini, masih tetap menjalin kebersamaan dan bersinergi kepada siapapun. Saya juga sampaikan apresiasi kepada bapak Sudjiarto, yang mana telah berkenan memberikan sumbangsih berupa bangunan untuk Pos Komando, para purnawirawan dari Yon Armed 11/Guntur Geni, Magelang," ungkap Letkol Arm Asep Ridwan dalam sambutan singkatnya.

Sementara itu, Serka (Purn) Sudjiarto (63) saat dikonfirmasi terpisah oleh beritaglobal.net, menyampaikan bahwa dirinya sengaja memberikan fasilitas berupa gedung pertemuan dan berbagai keperluan seperti baju maupun kaos serta kebutuhan lain untuk para anggota saat mengadakan pertemuan. Karena pengalaman saat dirinya menderita sakit selama 2 tahun, telah membuka pintu hatinya untuk lebih memberikan manfaat kepada masyarakat luas, khususnya di lingkup kecil, rekan - rekan di kesatuannya bertugas dahulu.

Serka (purn) Sudjiarto, menjelaskan maksud dan tujuannya dalam memberikan donasi berupa tempat untuk dijadikan Pos Komando bagi Paguyuban Purnawirawan TNI Yon Armed 11/Guntur Geni, Magelang, Minggu (10/02/2019). (Foto: Dok. ist. ADP/EKT)
"Sejarahnya panjang, waktu itu saya menderita sakit selama 2 tahun, setelah sembuh saya merasa bersyukur dan terdorong dari hati nurani untuk memberikan semua fasilitas ini, untuk kebutuhan keluarga kami, sudah saya anggap cukup maka sebagian harta kami sisihkan untuk kegiatan ini dan sesama," jelasnya. (*)



Dilaporkan oleh kontributor Magelang: Eko Triyono
Editor: Fera Marita