Perbaiki Saluran Drainase, Warga Perum Asabri Berjibaku Dalam Peluh -->

code ads

Perbaiki Saluran Drainase, Warga Perum Asabri Berjibaku Dalam Peluh

Saturday, February 9, 2019

Salatiga, beritaglobal.net - Dikomando langsung oleh ketua RT 04 RW 08, Kelurahan Randuacir, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, belasan warga penghuni Perum Asabri, bergotong royong perbaiki saluran drainase air selokan, Minggu (10/02/2019) pagi.

Didasari pada kesadaran warga untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, akhirnya saluran drainase yang selama ini dirasa kurang maksimal fungsinya, dialihkan aliran airnya dengan menambah saluran dengan menggunakan block cluivert "U".

"Ini lho, air selokan menggenang, tidak lancar sampai ke sungai. Jadi banyak jentik nyamuk karena air tertahan di gorong - gorong," ungkap Sri Waluyo selaku Ketua RT 04 RW 08, Perum Asabri.

Ditambahkan olehnya, bila tidak ada swadaya warga dan berharap bantuan dari pemerintah, bisa terlaksana namun membutuhkan waktu beberapa bulan. Dan penyebaran nyamuk yang di khawatirkan juga nyamuk aides aigepty atau penyebar virus demam berdarah dapat berkembang biak.

Proses awal pembuatan saluran air baru
"Bantuan kita yakin ada, tapi kan pasti butuh waktu dari hasil musrenbang. Padahal perkembangbiakan nyamuk cepat sekali. Kami khawatir, kalau yang berkembang biak adalah juga nyamuk penyebar demam berdarah," imbuh Sri Waluyo.

Kebersamaan warga Perum Asabri, tidak hanya pada pengerjaan pemasangan beton gorong - gorong, namun juga secara swadaya mengadakan bahan baku material, mulai dari beton, pasir, semen dan besi sebagai grill penahan bagian atas gorong - gorong nantinya, agar mudah dibersihkan dari sampah yang ikut aliran air.

Pengerjaan pengecoran saluran air, selepas hujan reda tetap dilakukan, untuk dapat segera dipasang besi grill diatasnya.
"Kami patungan, dalam pengadaan semua ini (material), agar rapi dan mudah dibersihkan, kita pasang besi grill di atas beton gorong - gorong," ungkap Rendra, warga Perum Asabri seraya menyeka keringat di wajahnya.

Meski, hujan mengguyur, warga tidak menghentikan aktifitasnya. "Kebersamaan tidak memandang dan mengenal waktu, hujan pun pekerjaan kita tetap lanjutkan," itu kata Deny Irawan salah satu warga yang akrab di sapa Deny Cool. (Agus S)