Santri Ponpes Nurul Islam Secang Hanyut di Sungai Balong, Ditemukan Nelayan Srandakan -->

code ads

Santri Ponpes Nurul Islam Secang Hanyut di Sungai Balong, Ditemukan Nelayan Srandakan

Saturday, February 16, 2019
Penyerahan jenazah korban dari aparat kepolisian Polsek Sandrakan, Polda Yogyakarta, kepada perwakilan keluarga untuk membawa jenazah Sylvian Marceleno Pratama ke Ponpes Nurul Islam, Pirikan, Secang, Kabupaten Magelang, Sabtu (16/02/2019). (Foto: Dok. Humas Polres Magelang)
Magelang, beritaglobal.net – Setelah dipastikan hanyut terbawa arus saat mandi di sungai Balong, Pirikan, Secang, Jumat (15/02/2019) kemarin, akhirnya didapatkan titik terang keberadaan santri tersebut dari nelayan di kawasan Laut Selatan tepatnya di daerah Srandakan, Bantul, Yogyakarta, Sabtu (16/01/2019) pagi.

Saat dikoonfirmasi beritaglobal.net, Kapolres Magelang AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K., melalui Kapolsek Secang  AKP Purwanto, S.H., M.H., membenarkan penemuan korban bernama Sylvian Marcelano Pratama (17), dalam kondisi meninggal dunia. "Kami bersama anggota, tim BPBD Kabupaten Magelang, dan pihak keluarga telah menjemput jenazah di Polsek Srandakan, Bantul," ungkap Kapolsek Secang AKP Purwanto, mewakili Kapolres Magelang.

Berdasar informasi dihimpun, dari keterangan salah seorang keluarga korban, Era Bangun Karyono (47) yang tinggal di Rejosari, Mungkid, Kabupaten Magelang, membenarkan bahwa yang ditemukan nelayan Sandrakan tersebut merupakan jenazah korban, yang merupakan santri dari Pondok pesantren Nurul Islam, Pirikan, Secang.

Korban saat menempuh pendidikan di Ponpes Nurul Islam, tercatat sebagai warga Jalan Bengkong Abadi I, Pioner Blok D Nomor 370 Bengkong Laut, Batam.

“Ya itu memang jenazah keluarga kami Sylvian, kami pastikan dari ciri - ciri bekas jahitan di bagian tangan sebelah kiri dan luka bekas penyakit kulit di kaki. Almarhum dipastikan meninggal karena hanyut saat mandi di sungai Bolong Pirikan, Secang, kemarin siang,“ terang Era kepada wartawan.

Kapolsek Secang AKP Purwanto, menambahkan keterangan terkait kondisi korban saat pertama kali ditemukan. Saat ditemukan oleh nelayan di pantai Sandrakan, korban telah meninggal dunia dengan luka - luka di bagian kepala. Jenazah korban, telah diserah terimakan dari aparat Polsek Sandrakan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

"Korban ditemukan nelayan dalam kondisi meninggal dunia dan terdapat luka - luka di bagian kepala, dan tadi oleh pihak Polsek Srandakan, jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga, untuk proses pemakaman, namun kami mendapat informasi bahwa jenazah akan dibawa ke Ponpes Nurul Islam, terlebih dahulu," tandas AKP Purwanto. (Eko Triyono)