Akmil Magelang Gandeng BNNK Temanggung Berikan Pembekalan Bahaya Narkoba -->

code ads


Akmil Magelang Gandeng BNNK Temanggung Berikan Pembekalan Bahaya Narkoba

Monday, March 25, 2019
Penyerahan kenang - kenangan kepada Kepala Seksi Pemberantasan BNNK Kabupaten Temanggung Trasmaka, S.H., dari Wadirbindik Akmil Kolonel Arh Bambang Utomo selepas pemberian pembekalan tentang Narkoba kepada Taruna/Taruni Akmil di Gedung Lily Rocly, Akmil Magelang. (Foto: Dok. Penhumas Akmil)

Magelang, beritaglobal.net - Penyalahgunaan narkotik dan zat psikotropika merupakan ancaman nasional khususnya di lingkup generasi muda dari pengaruh narkoba. Dalam upaya mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan Akademi Militer, BNNK Temanggung bersama Kapendam IV/Diponegoro memberikan pengarahan kepada Taruna/Taruni Akmil dari tingkat I hingga tingkat IV.

Berdasar release diterima beritaglobal.net dari Penhumas Akmil Lettu Lettu Nurul Muntaha, Senin (25/03/2019), pengarahan pertama diberikan oleh Komisaris Polisi Trasmaka, S.H., selaku Kepala Seksi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNNK) Kabupaten Temanggung, di gedung Lily Rocly, Akmil Magelang.

"Pembekalan hari ini juga dihadiri oleh Pejabat Distribusi Akmil, para pengasuh Resimen 81 orang dan 250 Taruna Tingkat I, 184 Taruna Tingkat II, 207 Taruna Tingkat III, 245 Taruna Tingkat IV dan 14 Taruni Tingkat I, 16 Taruni Tingkat II, 14 Taruni Tingkat III, 14 Taruni Tingkat IV," ungkap Lettu Nurul dalam release tertulisnya.

Acara pembekalan bahaya narkoba dilingkungan Akmil, dimulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB dan dibuka oleh Gubernur Akmil Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman yang di wakili oleh Wadirbindik Kolonel Arh Bambang Utomo, S.I.P., M.Sos., pada kesempatan tersebut menyampaikan, "Selamat datang di Lembah Tidar sekaligus kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Komisaris Polisi Trasmaka, S.H., beserta  rombongan, sekaligus ungkapan terima kasih atas kesediaannya memberikan ceramah pembekalan kepada segenap Taruna/Taruni Akademi Militer tentang Bahaya Penggunaan Narkoba," ungkap Wadirbindik Kolonel Arh Bambang Utomo, seperti disampaikan Lettu Nurul kepada beritaglobal.net, Senin (25/03/2019).

Seperti kita ketahui bersama bahwa keterbatasan aparat dihubungkan dengan luasnya wilayah Indonesia, yang   merupakan negara kepulauan terbesar di dunia, maka jalur perdagangan dan peredaran gelap Narkoba akan sangat mudah berkembang dan sulit diawasi.

"Karena itulah, bahaya Narkoba ini harus dijadikan masalah nasional dan ditangani secara serius dan terpadu oleh seluruh elemen masyarakat Indonesia. Atas dasar pemikiran tersebut, Akademi Militer mengadakan kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Temanggung untuk mengadakan ceramah ini dengan harapan agar bahaya Narkoba ini dapat ditekan dan dicegah peredarannya," papar Wadirbindik Kolonel Arh Bambang Utomo lebih lanjut dalam release Lettu Nurul.

Disamping itu juga untuk mengingatkan dan menekankan kembali kepada para Taruna/Taruni Akademi Militer sebagai kader - kader Pimpinan TNI AD masa depan, agar tidak terkontaminasi oleh Narkoba dengan cara memahami dan menyadari dampak atau kerugian yang ditimbulkan oleh Narkoba tersebut. Apalagi masalah Narkoba ini telah menjadi atensi Pimpinan TNI AD dengan kebijakan penerapan hukum yang sangat berat dan tegas bagi personel TNI AD yang terlibat masalah Narkoba, baik sebagai pengguna, pengedar, maupun bandar dari barang haram tersebut. (Eko Triono)