Percepat Proses Evakuasi Korban Longsor PETI, Alat Berat Diturunkan -->

code ads

Percepat Proses Evakuasi Korban Longsor PETI, Alat Berat Diturunkan

Friday, March 1, 2019
Salah satu alat berat berupa 1 unit excavator, sedang menggali tanah longsor di area PETI di Bolaan Mongondow, Sulawesi Utara, Jumat (01/03/2019). (Foto: Dok. Humas BNPB)

Bolaang Mongondow, beritaglobal.net - Hasil kesepakatan bersama dan dengan pertimbangan saat rapat koordinasi kemarin yang dipimpin oleh Deputi Operasi & Kesiapsiagaan BNPP (Basarnas), Bupati Bolaang Mongondow dan Forkopimda maka hari ini proses evakuasi korban longsor di penambangan emas tanpa ijin (PETI) rakyat di Kabupaten Bolaang Mongondow Provinsi Sulawesi Utara terus dilakukan dengan menggunakan alat berat.

Hingga Jumat (01/03/2019), sekira pukul 12.00 WITA, sebanyak 28 korban berhasil dievakuasi dimana 8 orang meninggal dunia dan 20 orang selamat.

Berdasar release tertulis dari Sutopo Purwo Nugroho selaku Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB kepada beritaglobal.net, identitas 20 orang selamat adalah:
1. Deni Potabuga (31), warga Kelurahan Genggulang, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kotamobagu.
2. Sudarto Tulong (40), warga Desa Mopusi, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong.
3. Pian Potabuga (42), warga Kelurahan Genggulang, Kotamobagu Utara, Kotamobagu.
4. Topan Potabuga (43), warga Kelurahan Genggulang, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu.
5. Anas Sutiyo Nugroho (24), warga Desa Bongkudai Kecamatan Modayag Barat Kabupaten Boltim.
6. Mardianto Singosari (32), warga Desa Bongkudai, Kecamatan Modayag Barat, Boltim.
7. Awal Mamonto (35), warga Desa Mopusi, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong.
8. Haya Londa (35), warga Desa Mopusi Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong.
9. Nadin Simbala (25), warga Desa Bilalang Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu.
10. Langku Alikarang (38), warga Desa Tanoyan Selatan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong.
11. Risko Tampoi, warga Desa Mopusi, Kecamatan Lolayan, Bolmong.
12. Uding Dotulong, warga Desa Mopusi, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong._
13. Toni Paputungan, warga Desa Mopusi, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong.
14. Heldi Mokoagow, warga Kelurahan Gogagoman, Kecamatan Kotamobagu Barat, Kotamobagu.
15. Muin Andrease, warga Desa Solimandungan, Kecamatan Bolaang, Bolmong.
16. Harson Mokoginta, warga Desa Tudu Aog, Kecamatan Passi, Bolmong.
17. Fandi Modeong, warga Desa Mopait, Kecamatan Lolayan, Bolmong.
18. Rusman Pobela, warga Desa Pangian, Kecamatan Passi, Bolmong.
19. Rustam Golonggom, warga Desa Tudu Aog, Kecamatan Lolayan, Bolmong.
20. Sapri Mokodompit, warga Desa Pontodon, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu.

Sementara itu, identitas 8 orang korban meninggal dunia adalah:

1. Rifai Mamonto (39), warga Kelurahan Genggulang, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu.
2. Julfikran Makainda (16), warga Mataindo, Kecamatan Pinolosoian Tengah, Kabupaten Bolsel.
3. Erwin Paputungan (35), warga Desa Mopusi Selatan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong.
4. Waldi Tiwang, warga Desa Pangian, Kecamatan Passi Timur, Kabupaten Bolmong.
5. Muksa Mamonto, warga Desa Tanoyan Selatan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong.
6. Martoni Asiking, warga Desa Mopusi, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong.
7. Teddi Mokodompit, warga Desa Pontodon Timur, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu.
8. Abdul Pitres Larene (44), warga Bilalang III Kecamatan Bilalang, Bolmong.

Proses percepatan evakuasi terus dilakukan dengan dikoordinir oleh Basarnas. Personil tergabung dalam operasi SAR Gabungan adalah Basarnas, BPBD Bolmong, BPBD Kotamobagu, Marinir, TNI, Polri, Pol PP, PMI, Tagana, Rescue JRBM, Tim Medis/DVI Polda Sulut dan Relawan. Peralatan yang digunakan saat ini, excavator, loader dan light tower. (Khamim)