Tim SIBAT PMI Kota Salatiga Terbentuk, Berisi Relawan Siaga Bencana Terlatih -->

code ads


Tim SIBAT PMI Kota Salatiga Terbentuk, Berisi Relawan Siaga Bencana Terlatih

Thursday, March 28, 2019
Pembukaan pembentukan dan pelatihan Tim SIBAT PMI Kota Salatiga oleh Sarwana Pramana selaku Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Jawa Tengah, di Aula Markas PMI Kota Salatiga, Jalan Osamaliki No. 20, Kota Salatiga. (Foto: dok. PMI Kota Salatiga)


Salatiga, beritaglobal.net – Keberadaan organisasi Palang Merah Indoesia (PMI), berperan aktif dalam aktivitas penanggulangan, penanganan korban bencana alam dan pasca terjadinya bencana. PMI Kota Salatiga, melakukan sebuah terobosan dalam upaya mitigasi bila terjadi bencana alam di Kota Salatiga maupun di wilayah lain di Indonesia, hingga ke luar negeri dengan mengirimkan relawan – relawan terlatih dan bersertifikat.  Upaya mitigasi kebencanaan PMI Kota Salatiga adalah dengan dibentuk dan dilatihnya Tim Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT).

Pembentukan Tim SIBAT, telah terlaksana pada hari Selasa (26/03/2019) lalu di Aula Markas PMI Kota Salatiga, Jalan Osamaliki No. 20, Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga dan berlanjut pada pelatihan mengenai kesiapsiagaan bencana, kegiatan PMI seperti Donor Darah dan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K).  Pembentukan dan pelatihan Tim SIBAT ini adalah tahap awal untuk PMI Kota Salatiga dalam rangka meningkatkan kapasitas masyarakat di bidang kebencanaan.

Disampaikan oleh Ketua Panitia Pembentukan dan Pelatihan Tim SIBAT PMI Kota Salatiga, Siti Muawanah, melalui Tri Sukrisdianto kepada beritaglobal.net, Kamis (28/03/2019), disela acara penutupan Pembentukan dan Pelatihan Tim SIBAT Kecamatan Sidorejo di Aula Kecamatan Sidorejo, bahwa sebagai fasilitator lokal, PMI Kota Salatiga bermaksud membekali relawan SIBAT di masing – masing wilayah Kelurahan di Kota Salatiga dengan ketrampilan pertolongan pertama pada kecelakaan, agar para relawan dapat membantu korban bencana ataupun kecelakaan di wilayah masing – masing dan menularkan pengetahuan tentang kesiapsiagaan penanganan bencana.  Hal ini adalah untuk meminimalkan resiko kematian.

Pelatihan pembuatan spot maping oleh peserta dari perwakilan kelurahan di Markas PMI Kota Salatiga

“Meski dengan waktu yang sangat singkat dan terbatas, kami mencoba memberikan pengatahuan berdasarkan pengetahuan kami, sebagai relawan PMI yang telah bertugas di banyak lokasi bencana. Kami harapkan peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang mereka dapatkan selama pelatihan ke kehidupan sehari – hari,” ungkap Siti melalui Tri.

Selanjutnya Siti menambahkan, “Pelatih kami undang dari tim relawan PMI Provinsi Jawa Tengah, dan kebetulan yang diberi tugas untuk melatih lebih kurang 100 orang Tim SIBAT dari 4 wilayah kecamatan di Kota Salatiga ini adalah pelatih berpengalaman dari PMI Kabupaten Magelang, pelatih dari PMI Kabupaten Boyolali, PMI Kabupaten Purworejo, PMI Kabupaten Demak.  Sementara itu, pada pembukaan hari Selasa (26/03/2019) lalu, Pembentukan dan Pelatihan Tim SIBAT di buka oleh bapak Sarwana Pramana selaku Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Jawa Tengah. Adapun tempat pelatihan, dibagi ke 4 wilayah kecamatan se Kota Salatiga secara bersamaan,” imbuhnya.

Sementara itu, pada saat acara penutupan pelatihan Tim SIBAT PMI Kota Salatiga di Kecamatan Sidorejo, dihadiri oleh Ketua PMI Kota Salatiga Muh Haris, S.S., M.Si., dengan didampingi oleh Camat Sidorejo, Guntur Gunanto, S.Stp.

Endang Yuliani, salah seorang peserta pelatihan Tim SIBAT Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, memberikan kesan - kesannya selama mengikuti pelatihan SIBAT di hadapan peserta dan Ketua PMI Kota Salatiga Muh Haris, S.S., M.Si., Camat Sidorejo Guntur Junanto, S.Stp., dan pelatih dari PMI Kabupaten Magelang yang diberi tugas dari PMI Provinsi Jawa Tengah.

Salah seorang peserta pelatihan Tim SIBAT Kecamatan Sidorejo, Endang Yuliani, dihadapan Ketua PMI Kota Salatiga, Camat Sidorejo dan Pelatih dari PMI Kabupaten Magelang, menyampaikan rasa senangnya dapat terpilih sebagai relawan dari daerah tempat tinggalnya. Penambahan pengetahuan tentang penanggulangan kondisi bencana dan kecelakaan, dirasakannya sangat berguna dalam kehidupan sehari – hari.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat buat kami, dan wawasan tentang penganggulangan kondisi bencana akan kami tularkan kepada para saudara – saudara di lingkungan kami masing – masing, nantinya, terima kasih kepada pelatih yang telah memberikan bimbingan kepada kami dengan sabar dan telaten. Karena selama mengikuti pelatihan, sebagian dari kami tidak bisa fokus dengan acara lain disekitar tempat tinggal kami, kami bermain HP, namun dengan kesabaran bapak Arif selaku pelatih tim SIBAT Kecamatan Sidorejo dari Magelang, kami dapat memahami seluruh materi dan mempraktekkannya dengan baik,” ungkap Endang.

Dalam sambutan Camat Sidorejo, Guntur Junanto, S.Stp., sebelum penutupan pelatihan Tim SIBAT Kecamatan Sidorejo oleh Ketua PMI, menyampaikan, “Semoga pelatihan ini berguna bagi semua relawan yang hadir, karena saya yakin, semua yang hadir disini adalah relawan pilihan dari daerah tempat tinggal masing – masing. Rekan – rekan dapat menularkan pengatahuannya tentang kesiapsiagaan penanggulangan bencana pada saudara – saudara di lingkungan masing – masing. Selain dari pada itu, menjelang pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden/Wakil Presiden, untuk tetap menjaga kondusifitas wilayah serta memberikan hak pilihnya di tanggal 17 April 2019, mendatang,” kata Guntur dalam sambutannya.

Sementara itu, seusai menutup pelatihan, kepada awak media, Muh Haris menyampaikan harapannya bahwa dengan adanya Tim SIBAT ini, diharapkan masyarakat Kota Salatiga, lebih siap bila mana terjadi bencana alam di Kota Salatiga, meskipun semua orang tidak berharap adanya bencana. Selain itu, Tim SIBAT diharapkan bisa member pertolongan kepada daerah lain yang tengah dilanda bencana alam dengan bekal pelatihan dan wawasan yang telah didapat selama pelatihan.
“Tim SIBAT PMI Kota Salatiga, dipersiapkan untuk siaga menangani korban bencana, meski kita semua tidak berharap datangnya bencana, namun dengan pelatihan dan wawasan tentang bagaimana penanganan korban bencana alam dari rekan – rekan relawan PMI Provinsi Jawa Tengah, kesiapsiagaan tim diharpakan mampu memberikan bantuan maksimal kepada masyarakat Kota Salatiga dan wilayah lain yang tengah dilanda bencana. Tularkan ilmu yang telah di dapat di sini kepada saudara – saudara di sekitar tempat tinggal masing – masing, agar kita semua tidak kebingungan bila bencana alam melanda,” ungkap Muh Haris.

Tim SIBAT didukung pula oleh armada ambulance gratis dari PMI Kota Salatiga, yang selalu siap membantu korban kecelakaan ataupun bencana alam.  “Selain di tingkat Kecamatan, nantinya rekan – rekan relawan yang telah memberikan pelatihan, dapat membantu proses pelatihan kesiapsiagaan bencana alam di tiap – tiap kelurahan se Kota Salatiga,” tandas Muh Haris.  (Agus S/Red)