Pelepasan Burung Merpati Tandai Ibadah Paskah di Kota Salatiga -->

code ads


Pelepasan Burung Merpati Tandai Ibadah Paskah di Kota Salatiga

Monday, April 22, 2019
Proses pelepasan burung dara dalam perayaan Paskah oleh BKGS di Lapangan Pancasila, Minggu (21/04/2019). (Foto: dok. Humas Pemkot Salatiga)

 Salatiga, beritaglobal.net - Hari Raya Paskah yang tahun ini jatuh pada bulan April di rayakan oleh umat Kristiani Kota Salatiga pada Minggu (21/04/2019) di Lapangan Pancasila. Acara yang mengusung tema "Damai Sejahtera Bukan Slogan Semata" diselenggarakan oleh Badan Kerjasama Gereja - Gereja Salatiga (BKGS) dan di tandai dengan pelepasan merpati yang menjadi simbol perdamaian.

Acara yang juga dihadiri oleh Drs. Y. Tri Priyo Nugroho, Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Salatiga,  yang hadir mewakili Walikota Salatiga ini dimulai sejak pukul 16.00 WIB.

Dalam sambutannya, Tri Priyo Nugroho menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah turut ambil bagian dalam menjaga toleransi dan iklim kondusif, utamanya ketika tahapan demi tahapan Pemilu 2019 berlangsung. Sebab, tidak dipungkiri adanya perbedaan pilihan, berita hoax dan ujaran kebencian yang cukup masif di media sosial telah membuat tensi politik terasa semakin menghangat.

Tri juga perpesan bahwa raihan Penghargaan Adipura, Predikat Kota Cerdas, perolehan tingkat kemiskinan terendah kedua di Jawa Tengah, Indeks Pembangunan Manusia tertinggi kedua di Jawa Tengah, dan lain sebagainya hendaknya tidak membuat masyarakat Salatiga berpuas diri. Sebab, masih banyak tugas dan tanggung jawab yang harus dikerjakan bersama, utamanya dalam menjaga kedamaian dalam masa - masa Pemilu 2019 yang belum sepenuhnya usai.

“Kita kukuhkan Kota Salatiga yang Toleran, Toleran yang benar - benar dari hati, bukan hanya sekedar slogan. Sebagaimana Isa Almasih datang sebagai juru damai, anak - anaknya juga harus menjadi juru damai, yang memiliki damai sejahtera di hati, untuk kemudian disalurkan kepada orang - orang di sekitar kita, dimanapun kita berada,” pesan Walikota Salatiga Yulianto dalam sambutannya yang dibacakan oleh Tri Priyo Nugroho.

Sejalan dengan Walikota Salatiga, Purwanto, ketua BKGS menyatakan bahwa tema Paskah “Damai Sejahtera Bukan Slogan Semata” ini hendaknya bisa diimplementasikan secara nyata dalam kehidupan sehari - hari. Terlebih, dengan suasana pasca Pemilu yang dimungkinkan adanya perbedaan pilihan, ia mengajak seluruh umat Kristiani di Kota Salatiga untuk turut berkontribusi mewujudnyatakan tema paskah tersebut.

“Perbedaan pilihan dalam Pemilu jika tidak dikelola dengan baik akan menyebabkan konflik, oleh karena itu mari kita rajut kerukunan dan kebersamaan sebagai sesama umat yang saling mengasihi,” kata Purwanto. (Fera Marita)