Ribuan Tumpeng Lengkapi Acara Merti Bhumi Phala Temanggung -->

code ads


Ribuan Tumpeng Lengkapi Acara Merti Bhumi Phala Temanggung

Saturday, April 27, 2019
Doa bersama dalam acara Merti Bhumi Phala awali masa tanam tembakau di Alun - Alun Kabupaten Temanggung, dipimpin oleh KH. Hasyim Afandi, Sabtu (27/04/2019). (Foto: dok. istimewa/RTM)

Temanggung, beritaglobal.net - Masuki masa tanam tembakau tahun 2019,  Pemerintah Kabupaten Temanggung gelar selamatan akbar, sebagai tanda dimulainya aktifitas petani di wilayah Kabupaten Temanggung menanam tembakau, Sabtu (27/04/2019).

Tembakau sebagai tanaman penopang ekonomi sebagian besar warga Kabupaten Temanggung, dijadikan prioritas utama pemerintah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sebagai bentuk perhatian besar Pemerintah Kabupaten Temanggung pada keberhasilan musim panen tembakau tahun 2019, diselenggarakan Merti Bhumi Phala di alun - alun Kota Temanggung.

Ribuan warga memadati lokasi acara hingga ke jalan - jalan raya di sekitar alun - alun Kabupaten Temanggung. Hadir dalam acara tersebut tokoh - tokoh masyarakat maupun pejabat diantaranya Bupati Temanggung, Wakil Bupati Temanggung, Kapolres, Kajari, Ketua MUI, Wakil Ketua DPRD, dan juga tokoh agama.

Ribuan petani tembakau di wilayah Kabupaten Temanggung padati acara Merti Bhumi Phala, Sabtu (27/04/2019). (Foto: dok. istimewa/RTM)
Dalam sambutannya Bupati Temanggung Muhammad Al Khadiq menyampaikan, "Tembakau Kabupaten Temanggung harus murni, agar kualitasnya bagus, agar bisa laku mahal, rekomendasi pemerintah agar membatasi tembakau dari luar," ucap Khadiq.

Merti Bhumi Phala yang dimulai dengan pembacaan doa bersama, dipimpin langsung oleh KH. Hasyim Afandi, di lanjutkan serangkaian acara diantaranya humbul bujono tiga ribu tumpeng dan ingkung, arak - arakan tumpeng raksasa, serta digelar berbagai kesenian khas Kabupaten Temanggung.

Kepada beritaglobal.net, Yulian (27), salah satu warga yang mengikuti acara diantara ribuan warga lainnya menyampaikan, "Aara ini sangat luar biasa, warga antusias mengikutinya, bapak Bupati dan Wakil Bupati saja terlihat ikut larut dalam kegembiraan di acara selametan ini yang seperti pesta rakyat Temanggung. Warga yang mengikuti acara Merti Bhumi Phala memakai busana adat, membawa tumpeng, ingkung dan hasil bumi, karena ada juga pesta kopi dan palawija, saat doa bersama diikuti dengan khidmat setelah itu ada arak - arakan tumpeng raksasa," tutut Yulian kepada beritaglobal.net, Sabtu (27/04/2019).

Terpisah, Suhari (48) salah satu petani tembakau mengatakan, dengan adanya selamatan ini hasil tanam tembakau akan lebih baik lagi dari tahun kemarin. "Harapan kami, para petani tembakau semoga tembakaunya bagus dan harganya tinggi," pungkas Suhari. (Ratmaningsih)