Diduga Karena Korsleting Listrik, Rumah Kayu di Dusun Gondang Habis Terbakar -->

code ads


Diduga Karena Korsleting Listrik, Rumah Kayu di Dusun Gondang Habis Terbakar

Wednesday, May 8, 2019
Kobaran api menjalar didalam rumah Wasidi warga Dusun Gondang RT 01 RW 01, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, saat ditinggal ke ladang, Rabu (08/05/2019) sore. (Foto: dok. Humas Polres Semarang)

Ungaran, beritaglobal.net - Sebuah rumah kayu di Dusun Gondang RT 01 RW 01, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, habis terbakar, Rabu (08/05/2019) sore.

Berdasar informasi dihimpun, rumah milik Wasidi (55), habis terbakar saat ditinggal menggarap ladang di wilayah dusun setempat. "Warga taunya setelah ada asap, kami segera melaporkan kejadian ini ke Kantor Polsek Getasan dan Kantor Koramil, sebagian dari kami mencoba memadamkan api dan memanggil pak Wasidi," ungkap Slamet Bachtiar (37), seorang perangkat Desa Batur.

Sesaat setelah proses pemadaman oleh mobil pemadam kebakaran, rumah tinggal bersisa puing - puing kayu dan atap, serta kepulan asap yang masih terlihat.

Sementara itu, saat dikonfirmasi beritaglobal.net, Rabu (08/05/2019) petang, Kasubbag Humas Polres Semarang Iptu Budi Supraptono menyampaikan dugaan awal terbakarnya rumah Wasidi, disebabkan oleh korsleting (hubungan arus pendek) listrik di rumah tersebut.

"Rumah dalam keadaan kosong, ketika pemilik rumah sedang di ladang dan di jemput tetangganya memberi tahukan bahwa rumahnya kebakaran. Anggota koramil, kepolisian bersama warga masyarakat memadamkan api dengan alat seadanya," ungkap Iptu Budi.

Bahan rumah yang terbuat dari kayu/papan dan adanya tiupan angin yang kencang akhirnya rumah habis terbakar beserta perabot didalamnya, jelas Iptu Budi menambahkan. "Upaya pemadaman oleh masyarakat, anggota Polsek Getasan dan anggota Koramil, hanya bisa menahan kobaran api, dan membantu melakukan evakuasi harta benda korban seadanya," jelas Iptu Budi.

Sementara itu, Babinsa Desa Batur Pelda Winarto melalui Pendim 0714/Salatiga Pelda Wahyudha Widharta menyampaikan, "Sekira pukul 15.45 WIB, mobil pemadam datang dan pukul 16.00 WIB, api baru bisa dipadamkan dengan mobil pemadam," terang Pelda Wahyudha.

Ditandaskan baik oleh Kasubbag Humas Polres Semarang Iptu Budi Supraptono, maupun Pendim 0714/Salatiga Pelda Wahyudha W., tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materi diperkirakan mencapai seratus juta rupiah. (Fera Marita/Agus S)