Dukung Kemandirian Desa Dari Sektor Pariwisata, Disporapar Jateng Akan Gelar Festival Desa Wisata ke 6

Iklan Semua Halaman

Dukung Kemandirian Desa Dari Sektor Pariwisata, Disporapar Jateng Akan Gelar Festival Desa Wisata ke 6

Wednesday, June 26, 2019
Technical Meeting gelaran Festival Desa Wisata Disporapar Jawa Tengah di Kantor Disporapar Provinsi Jateng, Jalan Pemuda No. 136, Sekayu, Semarang Tengah. (Foto: dok. istimewa/VIP)

Semarang, beritaglobal.net - Perhelatan tahunan dengan tajuk Festival Desa/Kampung Wisata Jateng kembali akan digelar bulan Juli mendatang. Gelaran kali ini akan di helat di Lapangan Garnisun Kalisari Semarang. Mengambil tema Desaku Mandiri, Desaku Sejahtera. Disporapar Provinsi Jateng berharap seluruh Kota dan Kabupaten di Jawa Tengah bisa ambil bagian menampilkan keunggulan desa wisata di daerahnya masing - masing.

Dalam gelaran yang akan di selenggarakan tanggal 20 - 21 Juli 2019 mendatang akan memperlombakan 4 kategori diantaranya, kategori stand dan booth pameran terbaik, apresiasi seni dan yel - yel terbaik, pengelolaan desa wisata serta produk dan inovasi unggulan.

Setiap Kota/Kabupaten akan diwakili oleh satu desa wisata yang dipilih oleh Disporapar dari masing - masing Kota/Kabupaten.

Event yang sudah berjalan ke enam kalinya ini sengaja digelar guna mendukung kemandirian desa melalui sektor periwisata, seperti yang diungkap Bambang Priambodo, S.Sos., M.Si., salah satu panitia saat di temui beritaglobal.net, Rabu (26/06/2019) usai menggelar technical meeting di Kantor Disporapar Provinsi Jateng, Jalan Pemuda No. 136, Sekayu, Semarang Tengah.

"Harapan kita desa tersebut bisa mandiri mengelola desanya dengan baik. Sehingga menarik wisatawan agar perekonomian desa tersebut bisa berkembang dengan baik. Sehingga masyarakat bisa menikmati hasil wisata yang mereka jual," tutur Bambang Priambodo.

Keunggulan masing - masing desa akan dipamerkan dalam festival tersebut. "Jadi tujuan festival desa wisata ini memamerkan keunggulan desa - desa tersebut serta potensi wisata yang mereka miliki," imbuhnya.

Bambang menegaskan, pada akhirnya nanti setelah selesai acara ini, desa tersebut bisa mandiri. Dalam artian semakin banyak wisatawan yang berkunjung maka semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Selain itu masyarakat juga akan semakin tergugah kepeduliannya tentang kebersihan sapta pesonanya, kegotong royongan antar warga, lebih jauh lagi akan menumbuhkan kecintaan kepada NKRI. (Fera/Vitri)