Rahwono Prakarsai Pembangunan Masjid Rhodhotul Jannah, Terinspirasi Dari Masjid Nabawi

Iklan Semua Halaman

Rahwono Prakarsai Pembangunan Masjid Rhodhotul Jannah, Terinspirasi Dari Masjid Nabawi

Wednesday, September 11, 2019
Serda Machmudi Babinsa Kelurahan Bandungan saat menghadiri peresmian Masjid Rhodhotul Jannah di lingkungan Piyoto, Kelurahan Bandungan, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Rabu (11/09/2019). (Foto: dok. Pendim 0714/Salatiga)

Ungaran, beritaglobal.net - Warga di lingkungan Piyoto, Kelurahan Bandungan, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, miliki masjid baru yang terinspirasi dari Masjid Nabawi. Masjid yang diberi nama Rhodhotul Jannah, diprakarsai oleh Rahwono.

Peresmian masjid Rhodhotul Jannah pada hari Rabu (11/09/2019) pagi, dihadiri langsung oleh Sekretaris Kecamatan Bandungan, Babinsa Bandungan Serda Machmudi mewakili Danramil Bandungan, Bhabinkamtibmas Bripka Iswandi mewakili Kapolsek Bandungan, Kepala Kelurahan Bandungan Adiarso beserta jajaran, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh budaya serta masyarakat setempat lebih kurang 1000 orang.

Disampaikan Kepala Penerangan Kodim 0714/Salatiga Pelda Wahyudha Widharta kepada beritaglobal.net, dalam sambutannya Rahwono selaku pendiri masjid menyampaikan, bahwa pembuatan masjid Rhodhotul Jannah atas dukungan dari semua pihak dan masyarakat setempat.

"Dengan berdirinya masjid ini semoga menjadikan jamaah menjadi khusyuk dalam beribadah serta akan semakin mempererat tali silaturahmi antar jama'ah," ungkap Rahwono.

Sementara itu, Babinsa Bandungan Kodim 0714/Salatiga, Serda Machmudi menyampaikan apresiasinya kepada Rahwono yang telah memprakarsai pembangunan masjid hingga selesai, untuk tempat ibadah yang representatif bagi umat Islam di Lingkungan Piyoto, Kelurahan Bandungan. "Semoga kedepan masjid ini bermanfaat bagi masyarakat sekitar untuk lebih meningkatkan ibadah," kata Serda Machmudi melalui Pelda Wahyudha.

Bangunan masjid Rhodhotul Jannah terinspirasi dari bangunan Masjid Nabawi, agar menjadi tempat ibadah bagi semua aliran, tidak memandang NU, Muhammadiyah, MTA, Salafiyah, LDII dan lainnya. "Yang beribadah di Masjid Nabawi, datang dari berbagai penjuru dunia, terbuka dan tidak mempermasalahkan dalam beribadah, begitu juga dengan Masjid Rhodhotul Jannah," imbuhnya.

Lebih lanjut Serda Machmudi menyampaikan bahwa dirinya selaku Babinsa sesuai tupoksi adalah menjaga keutuhan, persatuan dan kesatuan. Serta sangat mendukung keterbukaan masjid ini terhadap semua aliran, tidak memandang aliran manapun, dan diniatkan beribadah untuk mendapatkan ridho Allah SWT, untuk memperkokoh ukhuah islamiah, persatuan dan kesatuan, menangkal segala bentuk radikalisme serta keyakinan yang menyimpang dan bertentangan dengan semangat persatuan dan kesatuan bangsa.

"Mari kita makmurkan dan jangan disia -siakan masjid yang megah ini, sebagai sarana ibadah, edukasi/pembelajaran keagamaan. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan membantu proses pembangunan dari awal sampai selesai, semoga semua amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT sebagai amal yang baik" pungkas Serda Machmudi. (Oky Candra)