Jerat Asmara WIL, Oknum Perwira Polisi di Temanggung Pertaruhkan Karier dan Keluarga

Iklan Semua Halaman

Jerat Asmara WIL, Oknum Perwira Polisi di Temanggung Pertaruhkan Karier dan Keluarga

Tuesday, October 22, 2019

Temanggung, Beritaglobal.net - Sempat heboh atas adanya peristiwa penggerebekan oknum Polisi perwira pertama di jajaran Satlantas Polres Temanggung berinisial SP alias R, dengan pasangan selingkuhnya berinisial IN yang mengaku sebagai informan KPK dan BIN di Hotel Safira, Kota Magelang beberapa waktu lalu, semakin gamblang dengan adanya fakta - fakta bahwa keduanya telah menikah siri, meski mereka masih mempunyai pasangan yang sah (terikat pernikahan-red).

Berdasar penelusuran beritaglobal.net, pasca peristiwa penggerebekan oleh istri SP alias R, FMW (39) yang juga seorang dokter, Minggu (13/10/2019) di Hotel Safira, Kota Magelang, mendorong rasa penasaran FMW untuk mengungkap hingga detail perihal hubungan terlarang suaminya dengan wanita idaman lain (WIL) yang bernama IN (27) selama ini.

Melalui kuasa hukumnya, Ida Wahidatul Khasanah, S.H., M.H., FMW menyatakan bahwa dirinya tidak akan mundur dari masalah yang sudah dia adukan ke Polres Magelang sesaat setelah peristiwa tersebut. Dijelaskan oleh Ida, "Saya selaku kuasa hukum dari FMW berharap Kepolisian menindak tegas masalah ini, jangan sampai karena terlapor adalah anggota, jadi terkesan di tutup - tutupi," ungkap Ida kepada beritaglobal.net, belum lama ini.

Sementara itu, secara terpisah saat dikonfirmasi beritaglobal.net, Kasat Reskrim Polres Magelang AKP Rinto Sutopo, S.H., menyatakan bahwa kasus ini akan ditindak lanjuti sesuai prosedurnya.

"Kami belum bisa memberi keterangan sebelum adanya mandat dari Kapolres," ungkap AKP Rinto Sutopo, S.H.

Dugaan Menikah Siri

Tentang dugaan telah berlangsungnya pernikahan siri antara R dan IN, diungkapkan oleh beberapa saksi benar adanya, hal tersebut diungkapkan oleh S selaku sopir yang mengantar seseorang ke lokasi berlangsungnya acara nikah siri di Dusun/Desa Mirikerep, Kecamatan Pringsurat. Selain itu Y, selaku pemilik rumah mengiyakan adanya nikah siri antara R dan IN ketika dikonfirmasi beritaglobal.net. W selaku suami dari Y tidak banyak bicara hanya mengaku bahwa memang sudah terjadi pernikahan siri antara R dan IN dirumahnya.

Keresahan Warga Atas Hubungan Terlarang

Terpisah, warga Desa Tepungsari, Kecamatan Temanggung, Kabupaten Temanggung, sebelumnya juga merasa resah waktu mengetahui R sering bertandang ke rumah IN, karena D selaku suami dari IN selama ini bekerja di Kalimantan. Warga mencium ada hal yang janggal antara keduanya karena terlihat terlalu akrab. "Semua warga di RT ini merasa ada yang aneh ketika hampir tiap hari R bertamu ke rumah IN warga saya, tetapi untuk menegurnya kami memang nenunggu waktu yang tepat, sebelum kami menegur, malah kami dengar keduanya digerebek istri R di hotel," demikian ungkap ketua RT setempat dan dibenarkan oleh warga.

Dihubungi beritaglobal.net melalui telepon, D menyatakan bahwa dirinya sudah mengetahui adanya kabar istrinya tertangkap basah sedang bersama laki - laki lain di hotel waktu itu, dia sangat menyayangkan saat itu, anaknya yang masih balita juga ada. D, yang sebelumnya juga sudah melapor ke Propam Polres Temanggung tentang hubungan keduanya, berharap agar keduanya mendapatkan sangsi hukum atas perbuatannya.

Pernyataan Management Hotel

Secara terpisah, Duty Manager Hotel Safira Agam Yudha, mengungkapkan, "Memang benar telah terjadi penggerebekan salah satu tamu kami Minggu (13/11/2019) dini hari. Ketika itu saya masuk siang, tapi karyawan lain bercerita, setahu saya ada pihak keluarga dan kepolisian. Tetapi hotel bisa dikondisikan sehingga penggerebekan tidak sampai mengganggu tamu yang lain, untuk kedepannya pihak hotel akan lebih cermat dalam menerima tamu agar tidak terjadi lagi peristiwa yang sama," ungkap Agam. (Ratmaningsih)