Puluhan Siswa PAUD Allubawi Muslimat NU Berebut Naik ke Atas Tank Tempur -->

code ads


Puluhan Siswa PAUD Allubawi Muslimat NU Berebut Naik ke Atas Tank Tempur

Thursday, November 21, 2019
Pelda Wahyudha Widarta menjelaskan tentang fungsi Tank tempur sebagai salah satu peralatan tempur TNI kepada 25 siswa PAUD Allubawi Muslimat NU di Makodim 0714/Salatiga, Jumat (22/11/2019). (Foto: dok. Pendim 0714/Salatiga)

Salatiga, beritaglobal.net - Puluhan Siswa PAUD Allubawi Muslimat NU, Kelurahan Kutowinangun Lor, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, pagi ini dengan didampingi guru dan beberapa orang wali murid berkunjung ke Makodim 0714/Salatiga di Jalan Diponegoro No 35 Salatiga, Jumat (22/11/2019).

Saat dikonfirmasi beritaglobal.net, Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Inf Prayoga Erawan melalui Kepala Penerangan Kodim 0714/Salatiga Pelda W. Yudha W., kedatangan murid PAUD tersebut untuk lebih mengenal tentang TNI, khususnya jajaran Kodim 0714/Salatiga dan peralatan pendukung tugas.

"Tadi kami terima mereka (murid dan guru-red) untuk berkeliling di sekitar Makodim, dan juga kami tunjukkan serta perkenalkan kendaraan dinas operasional Kodim, Tank dan Panser serta Senjata organik," ungkap Pelda Yudha pada beritaglobal.net, Jumat (22/11/2019) siang.

Dihadapan para anak didik, dirinya menyampaikan bahwa Tank dan Panser tersebut nantinya akan diletakkan di Museum Perjuangan Plumpungan. "Pada saat melihat tank dan panser, antusias anak - anak tersebut tidak terbendung, mereka berebut untuk meminta naik keatas kendaraan tempur tersebut," imbuhnya.

Dengan santai dan gestur tubuh yang khas, Pelda Yudha menanyakan pada puluhan murid, "Siapa yang ingin jadi tentara?", tanyanya. Sontak, dijawab serentak oleh anak - anak berusia sekitar 4 hingga 5 tahun itu dengan jawaban, "Saya!", sembari mengacungkan tangan mereka.

Bukan hanya pada dunia militer, Pelda Yudha juga memperkenalkan nama - nama pahlawan yang berjuang untuk merebut kemerdekaan bangsa Indonesia.

"Penting menanamkan rasa cinta Tanah Air dan Wawasan Kebangsaan sejak dini pada mereka, sehingga mereka akan tahu tentang sejarah bangsa indonesia," ujarnya.

Memberikan pemaparan tentang dunia TNI pada anak - anak usia dini adalah sebuah kebanggaan bagi dirinya, karena dengan begitu setidaknya dirinya menjadi bagian dalam mencetak generasi unggul dimasa depan.

Sesaat sebelum mengakhiri pertemuannya dengan setidaknya 25 siswa PAUD Allubawi Muslimat NU, Pelda Yudha berpesan, "Jangan lupa adik - adik, yang nantinya punya cita - cita ingin jadi TNI harus belajar dengan giat. Sekolah yang rajin, jangan lupa ibadah, mematuhi nasihat orang tua dan guru," pungkasnya. (Oky Chandra)