Pasca Kecelakaan Maut di Depan Kantor DPC PDIP Salatiga, Ini Himbauan Kasatlantas Polres Salatiga Pada Pengguna Jalan -->

code ads

Pasca Kecelakaan Maut di Depan Kantor DPC PDIP Salatiga, Ini Himbauan Kasatlantas Polres Salatiga Pada Pengguna Jalan

Tuesday, December 24, 2019
Kondisi truk sesaat setelah kecelakaan maut di pertigaan Pendem, Kecamatan Argomulyo, tepatnya di depan Kantor DPC PDIP Salatiga, Senin (23/12/2019) malam. (Foto: dok. istimewa/BW)

Salatiga, beritaglobal.net - Kecelakaan jalan raya yang menyebabkan meninggalnya seorang pengendara motor di simpang tiga Jalan Jenderal Sudirman menuju ke Jalan Argosari Raya (Pendem), tepat di depan Kantor DPC PDIP Salatiga, Senin (23/12/2019) malam, menjadikan semua pengguna jalan untuk lebih berhati - hati.

Dalam berita sebelumnya, pengendara sepeda motor Honda Mega Pro No Polisi H 6113 TB yang belakangan diketahui bernama Achmad Nuryasin (27), warga Dusun Kadilobo RT 31 RW 08, Desa Tegalwaton, Kecamata Tengaran, Kabupaten Semarang, meninggal di simpang Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Argosari Raya, setelah sepeda motor yang ia kendarai bersama rekannya, manabrak bagian depan truk Colt Diesel No Polisi G 1922 AL yang dikemudikan oleh Listianto Feririan Nugroho (24), warga Pasar Anyar RR 01 RW 02, Kelurahan Kauman Kidul, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga.

Baca juga : Breaking News: "Adu Banteng" Dengan Truk Bermuatan Kaki Ayam di Depan Kantor DPC PDIP Salatiga, Seorang Pengendara Motor Meninggal di Lokasi Kejadian

Kejadian ini, dibenarkan oleh Kasatlantas Polres Salatiga AKP Heri Sumiarso, S.H., M.H., melalui Kasubbag Humas Polres Salatiga AKP Imam Joko Lelono, "Benar, bahkan ada dua kecelakaan laka semalam," ungkap AKP Joko, pada beritaglobal.net, Selasa (24/12/2019).

Adapun kronologi peristiwa di pertigaan Pendem, Kecamatan Argomulyo, diungkapkan Kasatlantas Polres Salatiga melalui Kasubbag Humas Polres Salatiga, "Semula KBM Mitsubishi Colt No.Pol : G-1922-AL berjalan dari arah Semarang menuju Solo dan Spm Honda Mega Pro No.Pol : H-6113-TB berjalan dari arah Solo menuju Semarang, karena Pengemudi Kbm Mitsubishi Colt No.Pol : G-1922-AL pada saat berjalan dari arah Semarang menuju Solo lalu membelok ke kanan namun kurang atau tidak memperhatikan situasi arus lalu lintas yang datang dari arah Solo maka terjadilah benturan atau kecelakaan lalu lintas jalan," imbuh AKP Joko.

Atas peristiwa tersebut satu korban meninggal dunia di tempat, dan satu pembonceng sepeda motor Honda Mega Pro, Muhammad Nur Arifin (19), warga Dusun Kadilobo RT 34 RW 08, Desa Tegalwaton, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengalami luka kepala atas benjol, dan dirawat di RSUD Kota Salatiga.

Selepas peristiwa nahas tersebut, terjadi laka lantas tabrak lari, yang melibatkan pengendara sepeda motor dengan pejalan kaki di pertigaan Cebongan, Kelurahan Cebongan, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, pada hari Selasa (24/12/2019) sekira pukul 02.30 WIB dini hari.

"Untuk korban tabrak lari di pertigaan Cebongan adalah Elisiana Hendra Warsono (16), warga Candi, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali. Korban mengalami luka patah pada kaki kiri dan kanan, sobek pada kepala dan saat ini dirawat di RSUD Kota Salatiga," ungkap AKP Joko.

Himbauan Kasatlantas Polres Salatiga

Atas serangkaian peristiwa kecelakaan lalu lintas pada hari Senin (23/12/2019) malam lalu, dan menjelang banyaknya warga masyarakat yang bepergian menjelang Natal 2019 dan malam pergantian tahun baru 2020, AKP Heri Sumiarso, S.H., M.H., menghimbau untuk semua pengguna jalan raya, agar lebih berhati - hati.

"Untuk warga masyarakat yang hendak bepergian di masa libur Natal dan tahun baru untuk lebih hati - hati, taati rambu - rambu lalu lintas, istirahat sejenak bila merasa mengantuk, kurangi kecepatan, dan jangan sekali - sekali berkendara dalam kondisi mabuk (dibawah pengaruh minuman keras dan narkoba)," himbau AKP Heri. (Agus S/Red)