Kodim 0822/Bondowoso Sulap Gubuk Reyot Mbah Sum Menjadi Rumah Layak Huni -->

code ads


Kodim 0822/Bondowoso Sulap Gubuk Reyot Mbah Sum Menjadi Rumah Layak Huni

Saturday, January 4, 2020
Tampilan rumah mbah Sum, sebelum dan sesudah dipugar anggota Kodim 0822/Bondowoso. (Foto: dok. Dispen AD)

Jakarta, beritaglobal.net - Sumiyati (83) atau sering dipanggil mbah Sum, warga Dusun Krajan, Kecamatan Pakem, Kabupaten Bondowoso, tinggal di sebuah gubuk dengan kondisi tidak layak huni. Atapnya bocor dan mau roboh karena rapuh dimakan rayap, dan akan sangat membahayakan apabila datang hujan yang disertai angin kencang.

"Melihat kondisi ini, Kodim 0822/Bondowoso berhasil menyulap gubuk reyot milik mbah Sum, menjadi rumah yang layak untuk dihuni," ungkap Dandim 0822/Bondowoso, Letkol Inf Jadi, S.I.P., dalam rilis tertulisnya di Bondowoso, Jumat (03/01/2020).

Disampaikan lebih lanjut oleh Dandim, Tiga orang anak kandung mbah Sum, hidup dan tinggal terpisah serta tidak peduli terhadap kondisi kehidupan orang tuanya. Saat ini, mbah Sum tinggal bersama cucunya yang bernama Hasan.

Saat Dandim berkunjung ke gubuk mbah Sum bersama Forkopimcam Pakem, telah meminta Danramil 0822/05 Wringin Kapten Inf M. Safri, S.H., dan Danpos Ramil 0822/05 Pakem Pelda Meky Roni Sahanaya, segera membongkar dan memperbaiki rumah mbah Sum.

“Kami bergerak cepat untuk melakukan pembangunan rumah mulai dari awal 0% bersama perangkat, keluarga dan Babinsa Kodim 0822/Bondowoso, membangun kembali rumah nenek Sum,” ucap Dandim.

Diharapkannya, bahwa program bedah rumah ini terus berlanjut, bukan hanya sekali dan terakhir. "Namun terus berkesinambungan, dan kami siap membantu Pemda dalam rangka untuk meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bondowoso,” lanjutnya.

Pembangunan rumah tidak layak huni ini, merupakan kerjasama Kodim 0822/Bondowoso, Kodam V/Brawijaya serta Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

“Semoga dapat membantu masyarakat yang tidak mampu untuk mempunyai tempat tinggal yang layak huni,” pungkasnya. (Agus S/Red)



Sumber : Dispen AD