Komitmen Satgas Yonif R 323/Buaya Putih, 12 Jam Kawal Pelajar Mbua, Jamin Keamanan Saat Kembali ke Sekolah

Iklan Semua Halaman

Dibutuhkan Kontributor Berita Global Dot Net di Wilayah Indonesia - Ingin Gabung Kontak WA 081226637986

Komitmen Satgas Yonif R 323/Buaya Putih, 12 Jam Kawal Pelajar Mbua, Jamin Keamanan Saat Kembali ke Sekolah

Tuesday, January 14, 2020
Persiapan Satgas Yonif R 323/Buaya Putih mengawal 30 orang pelajar asal Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua, kembali ke sekolah di Wamena, Selasa (14/01/2020). (Foto: dok. Dispenad)

Jakarta, beritaglobal.net - Tiga puluh pelajar asal Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua, telah menyelesaikan masa liburan sekolah. Untuk menjamin keselamatan mereka saat kembali ke sekolah di Wamena, Satgas Yonif Raider 323/Buaya Putih kawal perjalanan darat selama 12 jam, jamin keamanan para pelajar.

Berdasar release diterima beritaglobal.net dari Dispenad TNI, Selasa (14/01/2020), pengawalan pada para pelajar asal Distrik Mbua, disampaikan oleh Dansatgas Yonif Raider 323 Kostrad Mayor Inf Afriandy Bayu Laksono, S.Sos., M.I.Pol.

“Ada 30 orang, terdiri 6 orang pelajar SMP, 12 orang pelajar SMA, dan 2 orang Mahasiswa yang akan melanjutkan perjalanan ke Jakarta,” jelas Dansatgas.

“Perjalanan dari Mbua ke Wamena menggunakan 6 unit kendaraan roda empat duoble cabin, dan membutuhkan waktu 10 sampai 12 jam, kita (Satgas) memberikan pengawalan selama dalam perjalanan untuk memberikan rasa aman kepada mereka,” lanjutnya.

Perjalanan darat selama 10 - 12 jam, ditempuh Satgas Yonif R 323/Buaya Putih, jamin kemanan pelajar asal Distrik Mbua. (Foto: dok. Dispenad)
Lebih lanjut disampaikan Dansatgas, selain memberikan rasa aman, pengawalan ini bentuk kepedulian Satgas Yonif Raider 323 Kostrad terhadap pendidikan di perbatasan serta melaksanakan tugas untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat di daerah binaanya.

“Pengawalan ini merupakan wujud kepedulian kita terhadap pendidikan disini dan apresiasi terhadap pelajar asal Mbua yang memiliki motivasi dan semangat tinggi untuk menuntut ilmu,” kata Dansatgas. (Agus Subekti/JH)




Sumber : Dispenad