Merasa Ditipu Oknum Mengaku Petugas Lapangan PT. BTS, Fatatul Lapor Polisi

Iklan Semua Halaman

Dibutuhkan Kontributor Berita Global Dot Net di Wilayah Indonesia - Ingin Gabung Kontak WA 081226637986

Merasa Ditipu Oknum Mengaku Petugas Lapangan PT. BTS, Fatatul Lapor Polisi

Tuesday, January 14, 2020
Bukti aduan Fatatul Munawaroh terhadap dugaan penipuan oleh Ridwan, di Polsek Kranggan, Polres Temanggung, Selasa (14/01/2020). (Foto: dok. istimewa/RTM)

Temanggung, beritaglobal.net - Merasa ditipu oleh oknum petugas lapangan PT.  Bintang Tama Santosa (PT BTS), untuk pembelian pakan ayam dan peralatan ternak, Fatatul Munawaroh (25), warga warga Dusun Bonsalak, Desa Purwosari, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung, akhirnya melapor ke Polsek Kranggan, Selasa (14/01/2020).

Saat dikonfirmasi beritaglobal.net, Fatatul (panggilan akrabnya), menjelaskan bahwa dugaan penipuan yang dilakukan oleh Ridwan (30), berawal saat dua bulan yang lalu. Saat itu, Ridwan datang ke kandang miliknya sebagai petugas lapangan PT. BTS, mitra kerjanya. Ridwan menawarkan obat - obatan untuk ternak ayamnya juga produk berupa pakan ayam dan peralatan minum ayam.

"Karena waktu itu saya merasa membutuhkan untuk ternak saya, makanya saya segera pesan alat - alat yang ditawarkan Ridwan, semua lebih kurang senilai Rp 7.950.000,-," ungkap Fatatul.

Waktu itu, Ridwan menjanjikan akan mengirim barang - barang pesanan saya di hari berikutnya, imbuhnya. Namun hingga beberapa waktu, pesanannya tak kunjung dikirim. Saat dihubungi, Ridwan selalu menjanjikan, namun selalu saja diingkari, hingga akhirnya Tafatul menanyakan alamat tempat tinggal Ridwan.

"Kami (Fatatul dan suami) sampai empat kali bolak - balik menagih, tetapi tidak ada itikad baik dari Ridwan, sehingga saya merasa telah tertipu," ungkapnya kesal.

Dirinya percaya pada Ridwan, karena waktu itu Ridwan mengaku sebagai karyawan PT. Bintang Tama Santosa dan menawarkan pakan ayam juga peralatan minum ayam.

"Saya sudah menyerahkan sejumlah uang, namun sampai sekarang barang yang kami pesan tidak juga datang, bahkan Ridwan sendiri selalu menjajikan saja ketika saya tagih, karena saya merasa ditipu maka saya melaporkan hal ini ke Polsek Kranggan, agar dtindak," jelasnya.

Setelah beberapa kali mendatangi rumah Ridwan di Desa Sumbang, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Tafatul dan suaminya baru mengetahui bahwa Ridwan tidak memiliki peternakan ayam, seperti yang sering diceritakannya.

Hal ini, diungkapkan oleh Andi Harun (suami T
Fatatul), "Ketika kami datang ke rumahnya di Purwokerto, ternyata Ridwan tidak mempunyai ternak ayam, apalagi menjual peralatan ternak. Bahkan diketahui Ridwan sudah tidak bekerja lagi di perusahaan PT. Bintang Tama Santosa seperti pengakuannya," ujar Andi.

Atas apa yang menimpanya, Fatatul akhirnya melaporkan tindakan dugaan penipuan yang dilakukan oleh Ridwan ke Polsek Kranggan Polres Temanggung, dengan rekomendasi pengaduan bernomor : Rekom/02/I/2020/SPKT, tanggal 14 Januari 2020.

"Aduan saya diterima oleh Bripka I Gede Adit, S.H., selaku anggota reskrim di kantor Polsek Kranggan," tandas Tafatul. (Ratmaningsih)