Tercebur ke Dalam Sumur Sedalam 15 Meter, Seorang Kakek Masih Bisa Diselamatkan Oleh Tim SAR -->

code ads


Tercebur ke Dalam Sumur Sedalam 15 Meter, Seorang Kakek Masih Bisa Diselamatkan Oleh Tim SAR

Wednesday, January 8, 2020
Proses evakuasi tim Basarnas Pos SAR Jepara kepada Giman, warga Desa Langon RT 17 RW 07 Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara yang tercebur ke dalam sumur, Selasa (07/01/2020). (Foto: dok. Basarnas Pos SAR Jepara/WS)

Jepara, beritaglobal.net - Seorang kakek warga Desa Langon RT 17 RW 07 Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, yang tercebur ke dalam sumur miliknya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Kejadian nahas tersebut menimpa Giman (60) pada Selasa, (07/01/2020) malam saat korban sedang berada di kamar mandi yang letaknya bersebelahan dengan sumur sedalam lebih kurang 15 meter tersebut.

Korban yang saat itu hendak buang air kecil di duga terpeleset hingga mengakibatkan dirinya jatuh ke dalam sumur. Hal ini seperti yang disampaikan Kepala Basarnas Jateng, Arif Sofingi, kepada beritaglobal.net, Rabu (08/01/2020).

"Jadi pada pukul 22.40 WIB anak menantu korban terbangun ketika terdengar suara benda jatuh di sumur. Setelah dicek ternyata korban sudah berada didalam sumur," papar Aris saat menceritakan kronologi kejadian.

Dalam keterangan yang berhasil dihimpun, korban mau buang air kecil di kamar mandi yang berdekatan dengan sumur, diduga korban terpeleset jatuh kedalam sumur.

Setelah mendapat laporan kejadian tersebut, Aris segera memperintahkan Koordinator Basarnas pos SAR Jepara Whisnu Yuas untuk memberangkatkan tim rescue untuk melakukan pertolongan disertai alat vertikal rescue.

"Kondisi kedalaman sumur mencapai 15 meter dengan lebar 1meter. Hal ini yang membuat tim SAR gabungan berupaya menyelamatkan korban dengan sangat hati- hati, apalagi kondisi sudah larut malam. Kami tetap harus mengutamakn safety first," ungkap Whisnu.

Setelah melalui proses yang melelahkan selama 30 menit, korban akhirnya bisa dievakuasi pada Rabu (08/01/2020) dini hari, sekira pukul 00.20 WIB.

"Korban berhasil dievakuasi dengan sistem lowering. Satu rescuer turun mengikat korban untuk dinaikkan dengan sistem hauling , akhirnya korban berhasil dievakusi dalam keadaan selamat selanjutnya dibawa ke puskesmas Tahunan untuk pemeriksaan medis," tutup Whisnu. (Fera Marita)