The Godfather Of Broken Heart, Didi Kempot 'Hujani' Hati Penggemarnya Dalam Konser Banyu Langit di Dusun Semilir -->

code ads


The Godfather Of Broken Heart, Didi Kempot 'Hujani' Hati Penggemarnya Dalam Konser Banyu Langit di Dusun Semilir

Sunday, January 26, 2020
The Godfather of Broken Heart Didi Kempot, didampingi iringan biola dalam konser akbar Banyu Langit di destinasi Wisata Dusun Semilir, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Sabtu (25/01/2020). (Foto: dok. istimewa/VIP)

Ungaran, beritaglobal.net - Bukan Didi Kempot jika tidak bisa menghanyutkan perasaan melankolis setiap penggemar di setiap konser - konsernya. Mendapat julukan The Godfather of Broken Heart, Didi Kempot, 'Hujani' hati penggemarnya dalam Konser Banyu Langit di Dusun Semilir, Sabtu (25/01/2020) malam.

Ajris Sufatar selaku Ketua Panitia pertunjukan akbar di Dusun Semilir di awal tahun 2020 ini menyebut, kerja sama apik antara destinasi wisata buatan Dusun Semilir dengan Potensindo Event Organizer, berhasil menjual ribuan tiket, diantaranya tiket VIP seharga harga Rp 250 ribu sebanyak 400 lembar tiket, tiket Festival yang terbagi atas presale 1 dengan harga tiket Rp 60 ribu, presale 2 seharga Rp 80 ribu dan tiket on the spot Rp 100 ribu terjual sebanyak kurang lebih 3.000 lembar tiket.

Ditambahkan Ajris Sufatar, alasan mengapa harus Didi Kempot yang dipilih sembagai pembuka Visit Dusun Semilir 2020 adalah karena masyarakat Kabupaten Semarang sebagian besar adalah penggemar musik dangdut. "Selain itu Didi Kempot memiliki basic massa yang kuat, serta artis dengan budaya Jawa yang masih kental, contohnya, hampir semua lagunya adalah lagu - lagu berbahasa Jawa," lanjut Ajris.

Sebelum The Godfather of Broken Heart, konser Banyu Langit di buka oleh band Irlandia dari Sumowono dan dilanjutkan oleh Srempet Gudal dari Kota Semarang. Dari pantauan beritaglobal.net, tampilan konser Didi Kempot kemarin di Dusun Semilir, semakin lengkap dengan iringan biola dari pemain biola cantik dari Ungaran, Sandi Ria.

Hadir pula Pangdam IV/Diponegoro Mayjend TNI Mochamad Effendi, Wakil Bupati Kabupaten Semarang H. Ngesti Nugroho, S.H., Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening, Kapolres Semarang AKBP Adi Sumirat, Wakapolres Semarang Cahyo Widiatmoko, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang Dewi Pramuningsih, Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan, Kepemudaan dan Olah Raga Kabupaten Semarang Sukaton Purtomo Priyatno.

Pada kesempatan kali ini Ngesti Nugroho menyampaikan bahwa Dusun Semilir sebagai salah satu tempat wisata kebanggaan Kabupaten Semarang, diharapkan bisa menjadi contoh kebangkitan tempat - tempat wisata lainnya di Kabupaten Semarang.

Nguri - Uri Budaya Jawa

Sementara itu, saat dikonfirmasi beritaglobal.net disela acara, Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga Sukaton Purtomo Priyatno menyampaikan, keterkaitannya antara konser yang berbau budaya daerah, khususnya daerah Jawa Tengah yaitu nguri- uri dan menghargai budaya Jawa, setidaknya dimulai dari bahasa daerahnya dahulu, sebagai contoh adalah syair berbahasa Jawa seperti yang dinyanyikan The Godfather Of Broken Heart Didi Kempot.

"Harapan ke depannya adalah, kebudayaan Jawa lebih digemari oleh anak - anak didik kita, terutama siswa - siswa yang berada di Kabupaten Semarang, pada khususnya," ungkap Sukaton.

Dalam konser yang berlangsung di bawah guyuran hujan, yang bergoyang berjoget bukan hanya penggemar Didi Kempot yang berada di lokasi dekat panggung saja saja, namun ibu - ibu tamu undangan juga ikut naik ke atas panggung. Suasana makin heboh dan hangat ketika "Si Tukang Kendang" Dorry Harsya ikut menyumbangkan suaranya.

"Secara umum acara Konser Akbar Banyu Langit, terkemas apik dan tertib," ungkap R. Ajie Wibowo selaku Marcomm Manager Dusun Semilir. (Vitri B Prabawani)